Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Keliling Kampus, Eddy Soeparno Akan Bicara Urgensi Energi Terbarukan

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menggelar agenda 'MPR Goes to Campus' ke sejumlah universitas. Agenda ini mengusung tema "Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim".

Dari tanggal 13 sampai 17 Februari, Eddy akan bicara tentang urgensi energi terbarukan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Gunung Jati Cirebon (UGJ) dan terakhir di Universitas Teknologi Yogyakarta(UTY). 

Menurut Eddy Soeparno, Program MPR Goes to Campus dilaksanakan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran menghadapi dampak perubahan iklim. 


"Beberapa wilayah di Indonesia mengalami kenaikan suhu yang signifikan mulai dari Jakarta, NTT, Semarang bahkan hingga Bogor. Selain kenaikan suhu, kita juga menghadapi curah hujan dan kemarau ekstrem yang berdampak pada nasib petani dan nelayan misalnya," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Kamis 13 Februari 2025.

Doktor Ilmu Politik UI ini menjelaskan, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak perubahan iklim adalah dengan transisi menuju energi terbarukan. 

"Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk energi terbarukan mulai dari Geothermal, Angin hingga Surya. Namun bauran energi terbarukan saat ini belum mencapai 15 persen dari bauran energi nasional," tuturnya.

"Ini yang harus ditingkatkan agar penggunaan energi terbarukan semakin besar ke depannya," imbuh Wakil Ketua Umum PAN ini.

Secara khusus, Eddy menjelaskan bahwa di acara MPR Goes to Campus nanti, dia juga akan menyerap aspirasi dan mendengarkan masukan dari civitas academica kampus mengenai kebijakan mencegah dampak perubahan iklim hingga upaya penguatan transisi energi. 

"Kolaborasi MPR dan universitas ini juga merupakan upaya kami untuk mendengarkan berbagai masukan berkaitan dengan upaya Presiden Prabowo mewujudkan ketahanan energi," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya