Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Emiten Ritel Ini Bangun Usaha Patungan dengan Modal Rp120 Miliar

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 12:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menggelontorkan dana sebesar Rp120 miliar untuk berinvestasi  membuka jaringan gerai teh susu (milk tea) China di Indonesia. 

Emiten ritel ini menggandeng perusahaan asal Singapura, Tea Explorer Pte. Ltd, untuk membentuk usaha patungan yang akan menjalankan bisnis makanan dan minuman dengan merek Chagee tersebut. 

Langkah ini dilakukan ERAA melalui anak usahanya, PT Era Boga Nusantara (EBN). 


Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia pada Kams 13 Februari, manajemen ERAA mengungkapkan bahwa EBN yang 99,9997 persen sahamnya dimiliki oleh ERAA membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan Tea Explorer Pte. Ltd (TEA) asal Singapura dengan nama PT Chagee Era Indonesia.

"Untuk menjalankan bisnis  food & beverage di Indonesia dengan merek Chagee," kata Kepala Bidang Hukum & Sekretaris Perusahaan ERAA, Amelia Allen. 

Dengan dibentuknya Perusahaan Patungan, akan memberikan dampak pada bertambahnya lini bisnis yang dimiliki oleh Perseroan, kata Amelia Allen. 

Dengan investasi tersebut, ERAA melalui EBN memiliki 40 persen sedangkan TEA memiliki saham 60 persen dengan nilai investasi sebesar Rp180 miliar. 

Dengan demikian, modal disetor dan ditempatkan perusahaan patungan itu mencapai Rp300 miliar.

"Seluruh biaya yang timbul dalam investasi EBN ini berasal dari internal kas EBN," kata Amelia.

Chagee merupakan brand teh susu China yang didirikan oleh Zhang Junjie pada 2017.

Di China, Chagee kerapkali disebut "Starbucks dari Timur". Setiap minumannya rata-rata dihargai 20 yuan atau sekitar Rp45 ribu. Pada Agustus 2024, Chagee juga menggelar  grand opening  di Singapura.

ERAA membukukan laba bersih sebesar Rp852,94 miliar pada kuartal III/2024, melesat 69,82 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp502,25 miliar.

Pantauan RMOL, saham ERAA siang ini berada di posisi Rp338,00, naik 0,60 persen atau 2 poin.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya