Berita

Daging kerbau beku/RMOL

Bisnis

100 Ribu Ton Daging Kerbau Siap Diimpor dari India Buat Intervensi Pasar

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 05:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guna memenuhi kebutuhan daging nasional, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan kebijakan impor daging kerbau dari India.  

Kepala Bapanas Arief Prasetyo menjelaskan bahwa Indonesia akan mengimpor 100 ribu ton daging kerbau dari India yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kalau kerbau, fix BUMN yang kelola. Karena ini nanti dipakai pemerintah untuk intervensi pasar," ujar Arief dalam rapat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jelang HBKN 2025 di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu, 12 Februari 2025.


BUMN Pangan seperti PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) digadang-gadang bakal dipersiapkan dalam impor tersebut untuk mencukupi stok daging nasional di momen Ramadan dan Lebaran 2025.

Menurut Arief, harga daging kerbau mengalami kenaikan saat ini, nilainya mencapai Rp120 ribu/Kg. Selain dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, kenaikan itu juga imbas dari merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda peternakan Indonesia.

India menjadi negara yang disasar untuk mendatangkan daging kerbau ke Indonesia mengingat harganya yang murah ketimbang negara lain.

“Jadi Pak Deputi tolong komunikasi, survei aja ke sana, (kita butuh) 2-3 vendor lagi yang harganya bisa di bawah," tegas Arief.

Seperti yang sudah diingatkan pakar kesehatan hewan di Indonesia, impor daging dari India sangat berisiko. Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) Prof. drh. R. Wasito menyebut bahwa India bukanlah negara yang bebas PMK.

“Seharusnya kalau datangkan daging itu dari negara yang bebas PMK. Misalnya Australia, Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Selandia Baru,” tegas Prof. Wasito, beberapa waktu lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya