Berita

Ilustrasi/carsguide

Otomotif

Penjualan Kendaraan Listrik Global Naik 18 Persen, Eropa dan AS Kalahkan Tiongkok

RABU, 12 FEBRUARI 2025 | 16:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan kendaraan listrik (EV) dan hybrid plug-in (PHEV) global mengalami peningkatan sebesar 18 persen pada Januari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai total 1,3 juta unit. 

Menurut data firma riset Rho Motion yang dirilis Rabu 11 Februari 2025, pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan signifikan di Eropa dan Amerika Serikat, yang untuk pertama kalinya sejak Februari tahun lalu melampaui pertumbuhan di Tiongkok. 

Data yang dimuat Reuters menunjukkan penjualan EV dan PHEV di Tiongkok meningkat sebesar 11,8 persen year-on-year, mencapai 700.000 unit pada Januari 2025. Namun, secara bulanan, terjadi penurunan penjualan sebesar 43 persen dibandingkan Desember 2024, yang sebagian besar disebabkan oleh libur Tahun Baru Imlek yang memengaruhi aktivitas penjualan. 


Sementara Eropa mencatat penjualan sebesar 250.000 unit pada Januari 2025, meningkat 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sebagian besar dipengaruhi oleh penerapan target emisi CO2 yang lebih ketat di Uni Eropa. 

Namun, terdapat variasi di antara negara-negara Eropa; misalnya, Prancis mengalami penurunan penjualan hingga 52 persen akibat penerapan pajak berat pada PHEV, sementara Jerman mencatat peningkatan lebih dari 40 persen, sebagian karena angka penjualan yang rendah pada Januari 2024 setelah berakhirnya subsidi EV secara tiba-tiba. 

Di Amerika Serikat dan Kanada, penjualan EV dan PHEV naik 22,1 persen year-on-year, mencapai 130.000 unit pada Januari 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan minat konsumen terhadap kendaraan listrik di wilayah tersebut. 

Rho Motion memproyeksikan bahwa penjualan global kendaraan listrik penuh dan hybrid plug-in akan meningkat setidaknya 17 persen pada tahun ini, mencapai lebih dari 20 juta unit. Pertumbuhan ini didukung oleh perpanjangan subsidi tukar tambah mobil di Tiongkok dan peningkatan permintaan di Eropa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya