Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Repro

Politik

Jokowi Tolak Berikan Angka Penilaian Kinerja Presiden Prabowo

RABU, 12 FEBRUARI 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi memberikan penilaian terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikann Jokowi saat diwawancarai wartawan senior Najwa Shihab, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pekan lalu.

Dalam wawancara yang ditayangkan melalui kanal Youtube Narasi, Najwa menanyakan pandangan Jokowi terhadap kinerja Presiden Prabowo selama 3 bulan pertama menjabat.


"Saya melihat kepemimpinan Pak Presiden Prabowo ini sangat baik. Dan juga kemarin juga tercermin di kinerja, approval ratingnya di 80,9 persen," ujar Jokowi, dikutip redaksi pada Rabu 12 Februari 2025.

Dia memandang, penialaian positif yang cukup tinggi dari publik tergambar juga dari hubungan baik pemerintahan Presiden Prabowo dengan lembaga legislatif.

"Artinya dukungan masyarakat sangat baik, dukungan parlemen juga, dari DPR juga sangat besar," kata Jokowi.

Mendengar itu, Founder Narasi yang kerap disapa Nana itu melontarkan pertanyaan kepada Jokowi.

"Kalau angka dari Bapak (Jokowi) berapa untuk 3 bulan pertama pemerintahan Pak Prabowo? Kalau surveikan sekitar 80-an persen," tanyanya.

Jokowi yang menjabat presiden dua periode itu menolak memberikan angka penilaiannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.

"Sangat baik. Tidak perlu angka, tapi sangat baik. Saya kira kita lihat dari kebijakan-kebijakan baik," demikian Jokowi menambahkan.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya