Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Digandeng Apple, Saham Alibaba Langsung Meroket

RABU, 12 FEBRUARI 2025 | 10:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Alibaba Group Holding Ltd. mengalami lonjakan lebih dari 7 persen setelah muncul laporan bahwa Apple Inc. telah bekerja sama dengan perusahaan e-commerce tersebut untuk menghadirkan fitur kecerdasan buatan (AI) di China.

Saham tersebut naik paling tinggi sejak Oktober setelah The Information, mengutip satu sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan Apple dan Alibaba telah mengajukan fitur AI untuk disetujui oleh regulator dunia maya China. 

Sebelumnya, Apple bekerja sama dengan Baidu Inc. untuk proyek serupa, namun hasilnya tidak memenuhi harapan Apple. Setelah itu, raksasa teknologi AS tersebut mempertimbangkan model AI dari Tencent, ByteDance, Alibaba, dan DeepSeek sebelum akhirnya memilih Alibaba sebagai mitra. 


Langkah ini diambil untuk meningkatkan penjualan iPhone di China, yang sebelumnya menurun sebagian karena kurangnya fitur AI. Apple berencana meluncurkan fitur AI ini pada April mendatang. 

Setelah pengumuman ini, saham Alibaba di pasar AS naik 1,3 persen menjadi 112,78 Dolar AS, sementara saham Apple meningkat 2,2 persen menjadi 232,62 Dolar AS. Di sisi lain, saham Baidu turun 4,7 persen menjadi 89,44 Dolar AS.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya