Berita

Danone Indonesia kembali berkolaborasi dengan MPKU PP Muhammadiyah untuk menekan angka stunting nasional/Istimewa

Nusantara

Danone Indonesia dan MPKU PP Muhammadiyah Berkolaborasi Tekan Angka Stunting Nasional

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 20:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai upaya mempertegas posisi sebagai mitra strategis Pemerintah Indonesia dalam menekan angka stunting nasional, Danone Indonesia memperluas kemitraan dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat PP Muhammadiyah dengan melaksanakan “Edukasi Akbar Program Sekolah Sehat Menuju Indonesia Emas 2045”, Selasa 11 Februari 2025. 

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Gizi Nasional 2025 diresmikan oleh Wakil Ketua MPKU Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Mochamad Syafak Hanung dan Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, Astri Wahyuni, dengan disaksikan oleh Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto. 

Acara yang terselenggara secara hybrid ini berhasil memecahkan rekor MURI untuk program edukasi dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 18.579 siswa SD, SMP, SMA, dan SMK dari 161 sekolah Muhammadiyah di 4 Kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 


Dalam sambutannya, Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Danone Indonesia dan MPKU PP Muhammadiyah. 

“Jika tidak ditangani dengan baik, stunting dapat mengakibatkan permasalahan serius baik bagi individu yang terdampak maupun bagi bangsa. Anak dengan stunting rentan terserang berbagai penyakit gagal tumbuh yang berpengaruh kepada kemampuan kognitif dan rendahnya tingkat pendidikan, sehingga sulit bersaing di dunia kerja dan berpotensi mendorong tingginya angka kemiskinan," ujar Sepyo Achanto. 

"Selain itu, anemia yang menjadi salah satu masalah kesehatan pada masyarakat Indonesia terutama remaja putri, turut berperan dalam memperburuk permasalahan stunting. Oleh karena itu, untuk mempercepat penurunan angka stunting nasional, dibutuhkan upaya kolaborasi multisektor utamanya dalam bentuk edukasi, seperti mengkampanyekan penerapan pola makan gizi seimbang dengan memperhatikan asupan zat besi, konsumsi tablet tambah darah, dan meningkatkan literasi warga sekolah tentang pola hidup sehat,” imbuhnya.

Sejalan dengan Sepyo Achanto, Astri Wahyuni menyampaikan pihaknya tidak hanya berkomitmen untuk menghadirkan produk nutrisi dan air minum yang berkualitas, tetapi juga turut mendukung berbagai inisiatif yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi dan keberlanjutan lingkungan. 

"Berangkat dari kesamaan tujuan dengan MPKU PP Muhammadiyah yaitu meningkatkan kesehatan umum masyarakat, Danone Indonesia bangga dan bersyukur dapat memperluas kemitraan dengan MPKU PP Muhammadiyah dalam penyelenggaraan Edukasi Akbar program Sekolah Sehat 2025, setelah sebelumnya bekerja sama dalam program Aku Suka Isi Piringku dan Sekolah Sehat Generasi Maju. Danone Indonesia memiliki komitmen jangka panjang dalam mengatasi permasalahan gizi di Indonesia seperti stunting, di mana salah satu penyebab kondisi ini adalah permasalahan pola makan yang tidak tepat menyebabkan banyak anak Indonesia mengalami anemia defisiensi besi," tutur Astri. 

"Untuk itu edukasi dalam program sekolah sehat menjadi sangat penting untuk membawa semangat dan pemahaman untuk pencegahan stunting dan anemia dimulai dari institusi pendidikan. Kami berharap kemitraan ini dapat memperluas jangkauan edukasi kesehatan dan lingkungan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan demi kesehatan diri dan lingkungan sekaligus menjadi langkah dan investasi masa depan untuk generasi emas, sehat, unggul, dan berkarakter,” sambungnya.

Sementara Mochamad Syafak Hanung menyebut aksi kolektif yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, organisasi keagamaan, serta institusi pendidikan, sangatlah penting untuk memastikan bahwa kasus stunting dapat ditangani dengan tepat. 

"Sebagai bagian dari upaya ini, Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong sekolah sehat, yang sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam mencetak generasi cerdas, berakhlak mulia, dan sehat secara holistik. Program edukasi seperti Edukasi Akbar Sekolah Sehat 2025 menjadi langkah strategis dalam mempercepat penanggulangan stunting dengan melibatkan langsung siswa, guru, dan orang tua dalam penerapan pola hidup sehat,” kata Mochamad Syafak.

Pendekatan integratif dan komprehensif dalam upaya penurunan angka stunting menjadi kunci dalam menanggulangi serta mencegah stunting demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu kajian literatur yang terbit di Journal of Teaching Physical Education in Elementary School, menyatakan edukasi gizi yang diberikan kepada guru dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam menilai status gizi siswa, sehingga deteksi dini dapat dilakukan dengan baik. 

Diperlukan intervensi yang lebih komprehensif, selain edukasi gizi, dalam pencegahan stunting di sekolah dasar.  Oleh karena itu, inisiatif dari Danone Indonesia dan MPKU Muhammadiyah diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menekan angka stunting. 

Kemitraan Danone Indonesia dengan PP Muhammadiyah ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, Danone Indonesia telah menjalin kerja sama dengan MPKU PP Muhammadiyah untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan dan lingkungan dan menggerakkan seluruh elemen masyarakat menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan demi kesehatan diri dan lingkungan.  

Adapun program kemitraan Danone Indonesia dengan PP Muhammadiyah di antaranya, merancang program untuk meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat, dengan fokus pada kesadaran akan pencegahan stunting, gizi seimbang, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 

Dalam program "Sehat Bersama Isi Piringku" yang ditujukan untuk siswa Sekolah Dasar (SD) ini berhasil menjangkau 251 SD di 22 Kabupaten di Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, melibatkan sekitar 31.548 siswa, guru, dan orang tua dalam kegiatan edukasi. Selain itu, Danone Indonesia juga telah berkolaborasi bersama Lembaga Pemeriksa Halal-Kajian Halal dan Thoyyib (LPH-KHT) Muhammadiyah dalam pelaksanaan sertifikasi halal untuk UMKM.

“Kami berharap berbagai ikhtiar yang dilakukan bersama komunitas muslim di Indonesia, termasuk kolaborasi dengan PP Muhammadiyah, dapat menjadi ladang keberkahan yang mengalirkan lebih banyak manfaat dan kebaikan bagi umat dan masyarakat Indonesia," ucap Astri. 

"Lebih lanjut, kemitraan ini dapat berjalan layaknya silaturahmi yang tidak pernah putus, berkelanjutan, serta menggerakkan lebih banyak pihak di berbagai komunitas dan menjadi perantara kebaikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, semakin banyak pula pihak yang terinspirasi melakukan hal serupa, sehingga target pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia dapat tercapai,” demikian Astri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya