Berita

Ketua DKPP RI, Heddy Lugito/RMOL

Politik

DKPP Merasa Terhormat jadi Lembaga Pertama yang Dievaluasi Usai DPR Revisi Tatib

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bangga menjadi lembaga negara pertama yang dievaluasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), setelah Peraturan DPR RI Nomor 1/2020 tentang Tata Tertib (Tatib) selesai direvisi. 

Hal tersebut disampaikan Ketua DKPP, Heddy Lugito, saat ditemui usai pelaksanaan rapat tertutup dengan Komisi II DPR, di Ruang Kerja Komisi II, Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025.

"Sebenarnya DKPP itu kan mitra kerja Komisi II ya. Artinya, DPR RI kan punya Tatib baru, punya Tatib baru yang bisa mengevaluasi lembaga negara," ujar Heddy. 


"Nah ini adalah evaluasi dalam rangka melaksanakan tata tertib itu di DPR. Terutama Komisi II. Ya DKPP merasa terhormat karena sebagai lembaga yang dievaluasi untuk pertama," sambungnya.

Heddy mengaku tidak ada pemanggilan tiba-tiba oleh Komisi II DPR, terkait rapat evaluasi kelembagaan yang dilaksanakan tertutup hari ini. 

"Enggak mendadak sih. Biasa kan DPR mengundang sehari sebelumnya. Itu saja, jadi evaluasinya apa? Silakan tanya kepada Komisi II," ucapnya. 

Justru, ditegaskan kembali oleh Heddy, DKPP merasa terhormat menjadi lembaga negara yang dievaluasi pertama kali setelah Tatib DPR yang baru diberlakukan. 

"Jadi kita sangat menghormati. Tadi undangan jam 10, kami datang jam setengah 10 (9.30 WIB). Itu saja. Jadi dalam rangka melaksanakan kewenangan, tentu saja DKPP itu sangat menghormati," tandas Heddy. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya