Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto/Istimewa

Presisi

Kapolda Metro Jaya Terjunkan Brimob dan Sabhara Bantu Urai Kemacetan Jakarta

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Persoalan kemacetan di Jakarta tak lagi sepenuhnya berada di pundak jajaran Polisi lalu lintas. Pasalnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto akan menempatkan pasukan Brimob dan Samapta Bhayangkara (Sabhara) di dalam "Tim Pemecah Macet" yang segera diluncurkan.

"Dengan kolaborasi yang baru, karena yang biasa ahli ngatur-ngaturnya anggota lalu lintas, tapi saya tambahkan anggota Sabhara dan Brimob juga nanti di patroli," kata Irjen Karyoto kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025.

Dengan penempatan dan penebalan personel, Karyoto yakin kemacetan di Jakarta terutama di jam-jam sibuk dapat terurai.


Adapun teknis yang dilakukan Tim Pemecah Macet adalah dengan berpatroli menggunakan kendaraan roda dua.

Dengan menggunakan motor, Tim Pemecah Macet bisa cepat membantu mengurai lalu lintas di titik-titik rawan macet. Bahkan para personel juga akan dibekali pengeras suara portable yang mudah dibawa.

"Mereka pergerakannya bermotor. Kalau motor kan bisa (cepat bergerak), kalau memang sangat dibutuhkan bisa mepet-mepet, kemudian bisa mengambil langkah menempati titik-titik yang diperlukan," terangnya.

Karyoto pun berjanji akan meluncurkan tim ini dalam waktu dekat.

"Jadi nanti intinya ketika ada kemacetan, mudah-mudahan dalam waktu segera 1-2 hari, sudah bisa merapat ke tempat-tempat yang sangat numpuk," tutup Karyoto.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya