Berita

Arta Louwee/Ist

Bisnis

Dukungan BRI Dorong Sepatu Malang Arta Louwee Go Global ke 8 Negara

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 18:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Berawal dari pengalaman kurang menyenangkan di masa SMP, Aprill Soeharto mengubah cemoohan terhadap 'sepatu jelek dan jebol' menjadi motivasi untuk mendirikan Arta Louwee. 
Kini, brand sepatu lokal asal Malang tersebut telah berhasil menembus pasar internasional dengan pesanan ekspor ke 8 negara dengan dukungan dari BRI.
Arta Louwee mengusung inovasi sepatu custom yang menawarkan kenyamanan maksimal melalui desain yang dapat disesuaikan dengan bentuk kaki pemakainya. Produk ini tidak hanya memiliki struktur yang kukuh, tetapi juga mengatasi masalah ukuran pada sepatu ready-to-wear yang kerap kurang pas.

Inovasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan brand dalam menarik minat pasar internasional, dengan pesanan yang datang dari Singapura, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, Arab Saudi, Turki, Oman, hingga Amerika Serikat.


April memaparkan, Filosofi 'arta luwih' yang berarti 'harta lebih' dalam bahasa Jawa, mencerminkan tekad untuk memberdayakan tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penghasilan yang lebih baik.

"Kami juga berharap, masyarakat bisa membelanjakan harta lebihnya untuk produk-produk UMKM lokal yang tak kalah saing dengan produk luar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 10 Februari 2025.

Untuk itu, setiap langkah yang diambil, kata April tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas lokal.

Adapun eberhasilan Arta Louwee dalam menembus pasar global tidak lepas dari peran aktif BRI melalui program akselerasi bisnisnya. Salah satunya melalui inisiatif strategis BRI, BRI UMKM EXPO(RT) 2025, yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City.

Ajang ini berhasil menarik lebih dari 69 ribu pengunjung. Acara tersebut juga mencatat transaksi senilai lebih dari Rp40 miliar dan merealisasikan kontrak ekspor mencapai 90,6 juta Dolar AS (sekitar Rp1,5 triliun).

Sebagai salah satu dari 1.000 UMKM terpilih yang berpartisipasi dalam acara tersebut, Aprill tidak hanya mengejar keberhasilan bisnis, tetapi juga membawa misi sosial dalam perjalanan Arta Louwee.

Hal ini dikarenakan sebelum meraih kesuksesan, ia mengakui bahwa perjalanan membangun usaha penuh dengan tantangan. Di masa awal, ia sempat mengalami kegagalan terutama dalam strategi pemasaran.

"Dulu ilmu marketing saya masih minim. Saya asal saja upload foto sesering mungkin di Instagram, namun teknik itu ternyata belum tepat," ujarnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Aprill mengambil langkah strategis dengan mengikuti program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) yang diselenggarakan oleh BRI. 
Program intensif ini memberikan pendampingan dan kurikulum terintegrasi sesuai bidang usaha, sehingga membantu pengusaha muda untuk mengasah strategi pemasaran dan meningkatkan daya saing produk mereka.
Dia menyebut, di sana para peserta mendapatkan pendampingan dengan kurikulum yang disusun secara terintegrasi, disertai penyelesaian tugas-tugas sesuai bidang usahanya. Tujuannya adalah mendorong lahirnya pengusaha muda Indonesia yang berdaya saing tinggi di tingkat lokal maupun global.

"PMB secara konsisten memberikan pendampingan hingga peserta mempraktikkan hasil pelatihan. Misalkan ada proses yang kurang tepat atau hasilnya yang tidak tidak sesuai, hal ini akan digali bersama dengan mentor," papar Aprill.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Commercial, Small & Medium Business BRI Amam Sukriyanto menyampaikan bahwa PMB merupakan bukti nyata keberpihakan BRI terhadap UMKM di Indonesia.

"BRI berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapabilitas dan daya saing pengusaha muda agar dapat naik kelas dan memperluas pasar hingga ke skala global. Kami berharap para peserta PMB dapat menjadi lokomotif perubahan yang menginspirasi lebih banyak pengusaha muda di seluruh Indonesia," ujar dia.

Ia pun memastikan, ke depan BRI akan terus menghadirkan program pemberdayaan inovatif guna mencetak lebih banyak pengusaha muda potensial, sehingga UMKM Indonesia semakin berkembang, mandiri, dan kompetitif di tingkat internasional.

Dengan dukungan program-program strategis dari BRI dan ketekunan pengusaha muda seperti Aprill, Arta Louwee kini menjadi contoh inspiratif bahwa dengan inovasi dan pendampingan yang tepat, usaha lokal dapat berhasil menembus pasar global dan berkontribusi pada pemberdayaan UMKM di Indonesia.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya