Berita

Demo tangkap Hasto Kristiyanto di Mabes Polri, KPK dan Kejaksaan Agung Jakarta, Senin, 10 Februari 2025/Ist

Nusantara

Demo Tangkap Hasto Kristiyanto Menggema di 3 Titik Berbeda

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 17:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Demonstrasi menuntut penangkapan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto digelar di tiga lokasi berbeda pada Senin, 10 Februari 2025.

Mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa Pemuda Nusantara (KMPN), massa menggelar demo tangkap Hasto di depan Mabes Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung), hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Koordinator KMPN, Amril Loklomin menuntut ketiga lembaga hukum tersebut tidak tinggal diam atas dugaan suap dan perintangan penyidikan yang menjerat Hasto dalam kasus Harun Masiku.


"Hasto (diduga) mengatur, mengendalikan, menyuruh melakukan seluruh perbuatan jahat. Mulai dari mengatur agar Harun Masiku ditempatkan pada Dapil Sumsel I yang merupakan basis massa PDIP, padahal bukan basis Harun," kata Amril dalam orasinya.

Selain itu, Amril mengklaim fakta persidangan juga menyebut Hasto terbukti terlibat menekan Riezky Aprilia mundur sebagai anggota DPR terpilih dan digantikan Harun Masiku. Hasto, kata dia, menugaskan Agustina Tio untuk menyuap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Ia juga menyinggung hasil survei dari LSI yang mencatat ada 77 persen masyarakat percaya Hasto terlibat dalam kasus Harun Masiku.

"Artinya rakyat Indonesia sudah tahu jika Hasto dalang di balik suap kasus Harun Masiku.? Tangkap Hasto Kristiyanto, permasalahan selesai," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya