Berita

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto/RMOL

Pertahanan

Danpuspom: Pelanggaran Aparat TNI Turun 25,6 Persen

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengklaim angka pelanggaran yang dilakukan aparat militer di tahun 2024 turun dibanding tahun sebelumnya.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan evaluasi tahunan sejak 2023 hingga 2024.

"Saya sampaikan selama kegiatan evaluasi dari tahun 2023-2024, itu terjadi penurunan," ujar Yusri usai upacara operasi penegakan ketertiban dan hukum Polisi Militer 2025 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 10 Februari 2025.


Dia merinci, persentase penurunan diperoleh dari evaluasi 2 tahun terakhir terbilang signifikan, meskipun belum mencapai 50 persen. 

"Pada tahun 2023 ada 618 kasus pelanggaran, sedangkan pada tahun 2024 itu ada sekitar 416. Sehingga ada penurunan sekitar 25,6 persen atau sekitar 156 pelanggaran menurun," urainya. 

Lebih lanjut, Yusri memastikan kegiatan Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan langkah memastikan perbaikan reformasi hukum yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara masif dan terpadu selama tahun 2025. Jadi bisa mandiri dan terpadu dilakukan gabungan TNI dengan kepolisian, kemudian dari bea cukai, imigrasi atau kejaksaan," katanya. 

"Kegiatan ini merupakan komitmen TNI dalam penegakan hukum dan salah satu wujud mendukung program Bapak Presiden dan Wakil Presiden terkait Asta Cita, reformasi hukum," tutup Yusri.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya