Berita

Tentara Israel/Net

Dunia

Israel Mundur dari Koridor Netzarim Gaza

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah berbulan-bulan, Pasukan Militer Israel (IDF) akhirnya menarik pasukannya dari wilayah Gaza yang dikenal sebagai koridor Netzarim, sebuah jalur strategis yang membelah daerah kantong tersebut. 

Hamas mengonfirmasi penarikan tersebut pada Senin, 10 Februari 2024, menyebutnya sebagai sebuah kemenangan bagi kelompok mereka.  

Seorang sumber keamanan Israel, yang identitasnya dirahasiakan karena tidak berwenang berbicara di depan publik, membenarkan bahwa pasukan Israel memang telah mundur dari posisi mereka di Gaza tengah. 


"Pasukan Israel telah mengurangi kehadiran mereka di wilayah tersebut," ujar sumber tersebut, seperti dimuat Reuters.  

Rekaman video yang beredar menunjukkan kendaraan militer Israel bergerak menjauh dari pesisir Gaza menuju perbatasan Israel. 

IDF sendiri belum memberikan komentar resmi terkait langkah ini.  

Penarikan pasukan Israel menyebabkan arus besar warga Palestina yang kembali ke utara Gaza setelah berbulan-bulan berlindung di selatan akibat konflik berkepanjangan. 

Namun, banyak yang terkejut melihat kondisi wilayah mereka yang hancur akibat perang. Beberapa warga bahkan melaporkan menemukan jenazah bergelimpangan di lokasi yang sebelumnya diduduki pasukan Israel.  

Gaza utara kini sebagian besar telah menjadi gurun setelah kampanye militer Israel yang menghancurkan. 

Koridor Netzarim sendiri sebelumnya diduduki pasukan Israel sejak awal perang, memutus hubungan antara komunitas di utara dan selatan Gaza.  

Menyusul mundurnya pasukan Israel, Hamas segera mengerahkan pasukan polisi mereka untuk mengatur arus warga yang melintasi koridor tersebut.

Kerumunan besar terlihat bergerak melintasi jalur itu, sementara antrean panjang kendaraan menunggu giliran untuk lewat.  

Dalam beberapa minggu terakhir, mantan tentara Amerika yang bekerja sebagai kontraktor swasta juga telah dikerahkan untuk memeriksa kendaraan yang melewati koridor tersebut. 

Hal ini dilakukan setelah perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 19 Januari, mengakhiri lebih dari 15 bulan pertempuran.  

Penarikan pasukan Israel dari koridor Netzarim ini menandai perubahan signifikan dalam dinamika perang di Gaza. 

Namun, dengan kondisi infrastruktur yang hancur dan banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal, masa depan wilayah ini masih penuh dengan ketidakpastian.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya