Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Cabut Akses Keamanan untuk Eks Pejabat Era Biden

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 15:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donald Trump telah mencabut izin untuk mengakses informasi keamanan bagi sejumlah pejabat Partai Demokrat yakni mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan mantan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan.

Langkah ini dilakukan hanya sehari setelah Trump mengumumkan bahwa ia telah mencabut izin keamanan pendahulunya, Joe Biden, yang menghentikan aksesnya terhadap pengarahan intelijen harian.

Trump juga mencabut izin keamanan bagi Wakil Jaksa Agung pemerintahan Biden, Lisa Monaco, yang sebelumnya membantu mengoordinasikan tanggapan Departemen Kehakiman terhadap serangan pada 6 Januari 2021 oleh pendukung Trump di Gedung Capitol AS. 


Selain itu, izin keamanan Jaksa Agung New York, Letitia James, dan Jaksa Distrik Manhattan, Alvin Bragg, yang memimpin kasus-kasus hukum terhadap Trump, turut dicabut.

"Ini adalah keputusan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan keamanan nasional kami," ujar seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya, seperti dimuat Reuters pada Minggu, 9 Februari 2025. 

Meskipun pencabutan izin ini mungkin tidak berdampak langsung, langkah tersebut mencerminkan semakin besarnya perpecahan di Washington. 

Secara tradisional, mantan presiden AS tetap memiliki akses terhadap pengarahan intelijen agar dapat memberikan nasihat kepada presiden petahana terkait keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.

Pada tahun 2021, Biden mencabut izin keamanan Trump setelah ia meninggalkan jabatannya sebagai presiden. Kini, Trump tampaknya mengambil langkah serupa terhadap pejabat-pejabat utama dari pemerintahan Biden.

Bulan lalu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga mencabut izin keamanan bagi Mark Milley, mantan Ketua Kepala Staf Gabungan dan pensiunan jenderal bintang empat. 

Milley, yang menjabat sebagai perwira tinggi militer AS selama masa jabatan pertama Trump, menjadi salah satu kritikus utama Trump setelah pensiun pada tahun 2023.

Banyak diplomat pemerintahan Biden diketahui telah bekerja dengan pejabat Trump yang baru menjabat pada minggu-minggu sebelum 20 Januari, saat Trump kembali menduduki kursi kepresidenan, dalam berbagai isu termasuk perang Rusia di Ukraina.

Keputusan Trump ini memperlihatkan arah baru dalam kebijakan keamanan nasional, serta menambah ketegangan di antara kubu politik di Washington.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya