Berita

Senator Daud Yordan akan kembali naik ring pada Maret 2025 mendatang/Net

Olahraga

Senator Daud Yordan Siap Naik Ring Lagi

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tak menghalangi juara dunia tinju Indonesia, Daud Yordan, untuk kembali naik ring. 

Tak tanggung-tanggung, Daud Yordan yang telah mengganti julukannya dari "Cino" menjadi "The Boxing Senator" sejak resmi duduk di Senayan, akan kembali bertinju untuk memperebutkan gelar badan tinju dunia di kelas Super Ringan.

The Boxing Senator dijadwalkan menghadapi petinju Australia, George "Ferocious" Kambosos Jr, di Qudos Bank Arena, Sidney, Australia, pada 22 Maret 2025 mendatang.


Kambosos Jr merupakan mantan juara dunia kelas ringan IBF, IBO, WBA, dan WBO. 

Daud memastikan tugasnya sebagai anggota DPD RI akan tetap dijalankan seiring berlatih untuk menghadapi pertandingan nanti.

Senator berusia 37 tahun itu mengaku memiliki motivasi tinggi untuk kembali memenangkan duel pentingnya di Australia nanti. Pasalnya, pertarungan nanti menjadi kali pertama bagi The Boxing Senator usai resmi berstatus anggota DPD RI.

"Saya berlatih dua kali sehari, dan setelah berlatih saya berkantor untuk menghadiri rapat-rapat. Buat saya ini bukan hal yang luar biasa, karena saya sudah bertahun-tahun terbiasa membagi waktu secara disiplin," ucap Daud dalam keterangan persnya, Sabtu, 8 Februari 2025.

"Motivasi saya sangat luar biasa menghadapi pertandingan kali ini, dikarenakan saya merasa masih mampu dan masih jauh dari kata selesai di dunia tinju. Saya akan buktikan bahwa usia saya bukan penghalang untuk bertarung secara kompetitif di tingkat dunia. Saya akan datang, bertarung, dan pulang membawa gelar kemenangan," sambungnya.

Daud memiliki modal rekor impresif untuk menghadapi Kambosos Jr. Yaitu 43 kali menang (31 KO) dan 4 kali kalah dari 47 kali pertandingan. 

Sementara Kambosos Jr juga memiliki rekor tak kalah impresif, dengan 21 kemenangan (10 KO) dan 3 kali kalah. Menunjukkan dirinya bukan petinju kaleng-kaleng. Terlebih ia pernah meraih juara dunia untuk empat gelar berbeda. Termasuk pernah mengalahkan juara tinju WBO saat ini, Teofimo Lopez.

Selain itu, tampil di kandang sendiri akan memberi motivasi tambahan bagi petinju 31 tahun itu dalam menghadapi Daud. Sekaligus pembuktian kepada publik Australia bahwa dirinya masih mampu bertarung di level elite, setelah tiga kali kekalahan di kandang sendiri, termasuk saat melawan Vasily Lomachenko di Perth, Australia dalam perebutan gelar juara dunia IBO dan IBF.

Sementara itu, Presiden Direktur MPRO International, Gustiantira Alandy, yang merupakan manajemen dari Daud Yordan menyebut pertandingan ini akan menjadi pertarungan yang penting bagi Indonesia dan Australia.

"Pertandingan ini sebetulnya sudah dirancang pada 2018, tetapi saat itu batal karena Daud bertanding melawan Anthony Crolla di Manchester. Hampir tujuh tahun kemudian mereka bertemu lagi, dan kali ini keduanya sudah menjadi juara dunia," sebut Gustiantira.

"Pertandingan ini akan sangat luar biasa, karena keduanya merupakan petinju terbaik di negaranya, sehingga ini akan menjadi pertandingan yang membawa gengsi dan kehormatan antara kedua negara. Oleh karena itu saya mengajak semua masyarakat Indonesia untuk mendukung Daud Yordan sehingga dapat membawa pulang kemenangan," tuturnya.

Pertandingan Daud vs Kambosos Jr ini diselenggarakan oleh promotor dunia, Matchroom, yang bekerja sama dengan DAZN sebagai broadcaster yang akan menayangkan ke seluruh dunia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya