Berita

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump/Net

Dunia

Trump Cabut Akses Biden ke Data Intelijen AS

SABTU, 08 FEBRUARI 2025 | 17:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mencabut otorisasi keamanan mantan presiden Joe Biden. 

Keputusan ini membuat Biden tidak lagi memiliki akses terhadap pengarahan intelijen dan informasi rahasia negara setelah lengser dari jabatannya.

"Joe Biden tidak perlu lagi menerima akses ke informasi rahasia. Saya akan melindungi Keamanan Nasional kita. Joe, Anda dipecat," tulis Trump di media sosial Truth Social, seperti dikutip AFP pada Sabtu 8 Februari 2025.


Biasanya, mantan presiden AS masih tetap diberikan akses terhadap briefing intelijen sebagai bentuk penghormatan atas masa kepemimpinannya. Namun, keputusan Trump kali ini menunjukkan upayanya untuk sepenuhnya memutus keterlibatan Biden dalam akses informasi negara.

Selain mencabut akses intelijen Biden, Trump juga mengumumkan rencananya untuk mempercepat pembubaran Badan Bantuan Internasional AS (USAID) serta membekukan bantuan untuk Afrika Selatan.

"Korupsi sudah pada tingkat yang jarang terlihat sebelumnya. Tutup saja," ujar Trump.

Sumber internal menyebutkan bahwa pemerintahan Trump hanya akan mempertahankan 294 staf USAID, termasuk 12 orang di biro Afrika dan 8 di Asia. Padahal, USAID sebelumnya mempekerjakan lebih dari 10.000 staf di seluruh dunia, dengan sekitar dua pertiga di antaranya berada di luar AS.

Trump telah lama mengkritik pengeluaran AS untuk kebijakan luar negeri yang dianggapnya tidak sebanding dengan pemasukan pajak. Selain itu, ia juga menuduh bahwa USAID dikelola oleh individu dengan pandangan ekstrem.

"USAID dijalankan oleh sekelompok orang gila radikal, dan kita akan menyingkirkan mereka," ungkap Trump pekan lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya