Berita

Sri Mulyani/Ist

Politik

Prabowo Bakal Dirugikan Kebijakan Sri Mulyani yang Potong Anggaran

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 20:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto akan mendapatkan dampak negatif akibat kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memangkas anggaran yang dapat menimbulkan ASN jadi malas bekerja.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, ASN akan malas bekerja dampak dari kebijakan Sri Mulyani yang memangkas anggaran PNS seluruh Indonesia.

"Kebijakan pemangkasan anggaran benar-benar dirasakan oleh ASN, mereka saya yakin tidak lagi bergairah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai abdi negara," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 7 Februari 2025.


Selain itu kata Saiful, para ASN yang rata-rata berasal dari kalangan terdidik akan tidak suka terhadap Presiden Prabowo, karena anggaran yang semestinya ditingkatkan justru dikurangi.

"Saya lihat mestinya anggaran PNS ditingkatkan, bukan dikurang-kurangi. Mereka adalah simpul utama sukses dan tidaknya program pemerintahan Prabowo. Jika terus dikurangi maka mereka tidak lagi enjoy dalam bekerja, dampaknya akan dirasakan signifikan oleh negara," tutur Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, jika anggaran pelik, maka jangan salahkan para ASN jika malas dan bahkan terjadi faksi-faksi bahkan membanding-bandingkan dengan pemerintahan sebelumnya misalnya pada era SBY atau Jokowi.

"Jika PNS tidak berdaya dengan adanya pemotongan anggaran, maka mareka akan acuh tak acuh terhadap program yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo, alhasil mereka akan menstigmaisasi bahwa Pemerintahan Prabowo lebih buruk dari pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. Bisa jadi bomereng bagi Prabowo jika dana ASN dikurang-kurangi, mereka akan meng kambing hitamkan pemerintah di mata rakyat," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya