Berita

Menteri Transportasi New South Wales, Australia, Jo Haylen/Telegraph

Otomotif

Ketahuan Pakai Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi, Pejabat Australia Langsung Mundur

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 16:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap yang ditunjukkan pejabat Australia ini sangat langka terjadi di Indonesia. Setelah ketahuan menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, ia langsung memutuskan untuk mundur. 

Adalah Menteri Transportasi negara bagian New South Wales (NSW), Australia, Jo Haylen, yang mengumumkan akan mundur dari jabatannya usai ketahuan menggunakan fasilitas negara untuk mengantar ia dan teman-temannya makan siang pada bulan lalu. 

Haylen sempat meminta maaf kepada masyarakat Australia, dan kemudian mengumumkan rencana mundur.


Tak hanya itu, Haylen juga berjanji akan membayar uang ganti transportasi untuk perjalanan sejauh 446 km dan selama 13 jam tersebut. Dia mengaku sangat menyesal telah menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

"Seperti yang saya katakan hari Minggu kemarin, saya berbuat kesalahan, manusia tidaklah sempurna. Saya sudah membuat warga kecewa dan sangat menyesal karenanya, karena kita dipilih supaya lebih baik dari pemerintahan sebelumnya," ujar Haylen dalam konferensi pers resmi, dikutip dari ABC News, Jumat 7 Februari 2025.

"Saya sampaikan kepada Premier (Kepala Menteri) kalau saya akan mengundurkan diri dari posisi sebagai menteri transportasi," imbuhnya. "Kesalahan saya merusak pemerintahan, dunia politik itu sulit, ada ekspektasi yang tinggi." 

Menurut catatan resmi penggunaan mobil pejabat, perjalanan pulang-pergi sejauh 446 kilometer itu ditempuh dari Sydney ke rumah Haylen di Central Coast dan kembali ke Sydney.

Di Central Coast, sopir mengantar Haylen dan teman-temannya, termasuk Menteri Perumahan New South Wales, Rose Jackson, ke sebuah restoran mewah di Brokenwood Wines untuk makan siang selama 3 jam.

Sopir berangkat dari Sydney dengan mobil Kia Carnival pada 25 Januari 2025 pukul 8 pagi dan baru pulang sebelum pukul 9 malam atau hampir 13 jam kemudian. 

Sementara itu, Kepala Menteri NSW, Chris Minns, mengaku telah menerima surat pengunduran diri Haylen.

"(Dia) telah membayar harga yang mahal atas kesalahan pengambilan keputusan," ujar Minns.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya