Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Amazon Bakal Habiskan Rp1,6 Triliun untuk Belanja Modal di 2025

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Amazon mengumumkan rencana investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapabilitas kecerdasan buatan (AI) divisi cloudnya, AWS.

Dikutip dari Tech Crunch Jumat 7 Februari 2025, perusahaan e-commerce itu akan menggelontorkan 100 miliar Dolar AS atau sekitar Rp1.600 triliun di tahun ini untuk pengembangan perangkat lunak kecerdasan buatan. 

Kepala Keuangan Amazon, Brian Olsavsky, menyatakan bahwa perusahaan memperkirakan belanja modal tahun ini akan sebanding dengan kuartal keempat tahun lalu, di mana mereka menghabiskan 26,3 miliar Dolar AS. 


Untuk kuartal pertama tahun ini, Amazon memproyeksikan pendapatan antara 151-155 miliar Dolar AS, di bawah estimasi rata-rata analis sebesar 158 miliar Dolar AS. 

CEO Amazon, Andy Jassy, mengungkapkan bahwa aliran chip komputer yang tidak konsisten sempat menghambat pertumbuhan AWS. Namun ia yakin,kemunculan layanan AI murah seperti DeepSeek asal China tidak akan merugikan Amazon. Sebaliknya, hal tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan.

"Kami dapat tumbuh lebih cepat jika tidak ada beberapa kendala pada kapasitas, dan kendala tersebut datang dalam bentuk chip dari mitra pihak ketiga kami yang datang sedikit lebih lambat dari sebelumnya," ujarnya.

Perusahaan Big Tech lainnya menyampaikan hal yang sama pada musim pendapatan ini karena kekhawatiran meningkat tentang lbiaya AI mereka yang meroket.

CEO Meta Mark Zuckerberg menyatakan perusahaannya akan menghabiskan ratusan miliar dolar AS untuk AI dalam jangka panjang. Meta berencana menghabiskan setidaknya 60 miliar Dolar AS untuk belanja modal pada 2025, sebagian besar untuk AI.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya