Berita

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)/Ist

Nusantara

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Curah Hujan hingga 60 Persen

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 05:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan  pada 1-6 Februari 2025 diklaim berhasil menurunkan curah hujan di Jakarta. 

Modifikasi cuaca dilakukan untuk mengurangi potensi curah hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di Jakarta.

“Laporan data akumulasi yang telah direkap oleh tim, menunjukkan penurunan curah hujan di wilayah Jakarta hingga 50-60 persen,” kata Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang dikutip Jumat 7 Februari 2025.


Michael mengatakan, dalam pelaksanaan modifikasi cuaca, BPBD DKI Jakarta bekerja sama dengan BMKG dan TNI AU. 

Selama 6 hari sebanyak 6.400 kilogram garam (NaCl) disemai menggunakan pesawat milik TNI AU yang terbagi dalam 8 sortie penerbangan.

“Berdasarkan supervisi BMKG, bahwa akumulasi rute penerbangan selama operasi OMC lebih banyak menyasar di wilayah barat, barat daya hingga barat laut,” kata Michael.

Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo,  juga menegaskan keberhasilan OMC dalam menekan ekstrimitas curah hujan. BMKG memprediksi penurunan curah hujan di Jakarta dalam dua hari ke depan. 

"Ada kecenderungan penurunan presipitasi hujan pada dua hari ke depan, yang berbeda dengan pelaksanaan OMC sebelumnya yang justru mengalami peningkatan," kata Budi.

Dengan hasil yang cukup efektif ini, BPBD berharap OMC dapat menjadi salah satu langkah strategis Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi potensi banjir di Jakarta.




Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya