Berita

Coretan "Adili Jokowi" bermunculan di berbagai titik di Kota Yogayakarta/Ist

Nusantara

Coretan "Adili Jokowi" Unjuk Gigi di Yogyakarta

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 23:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Coretan bertuliskan 'Adili Jokowi' mulai unjuk gigi di Kota Yogyakarta.

Coretan menggunakan pilox (cat semprot) berwarna merah, hitam, dan putih itu tertulis di tembok hingga halte bus Trans Jogja. 

Satpol PP Kota Yogyakarta menyebut setidaknya terdapat 15 lokasi coretan yang menuntut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo diadili. 


Sebelumnya, coretan dinding bertuliskan 'Adili Jokowi'  muncul di Jakarta, Solo (Jawa Tengah) dan Medan (Sumatra Utara).

Desakan untuk mengadili Jokowi makin kencang menyusul rilis Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang memasukan nama ayah kandung Wapres Gibran Rakabuming Raka itu sebagai finalis orang terkorup di dunia.

Finalis lain orang terkorup di dunia adalah Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, serta pengusaha India Gautam Adani.

Sementara itu, tokoh paling korup dinobatkan pada mantan penguasa rezim Suriah, Bashar Al-Assad yang baru berhasil digulingkan setelah hampir seperempat abad memerintah.




Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya