Berita

Petugas keamanan Malaysia di sekitar lokasi kecelakaan helikopter yang ditumpangi WNI/Net

Dunia

Satu WNI Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Pahang Malaysia

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 18:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah helikopter dengan nomor registrasi PK-ZUV mengalami kecelakaan di daerah Bentong, Pahang, Malaysia, pada Kamis, 6 Februari 2025, sekitar pukul 10.26 waktu setempa

Menurut Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, insiden tersebut menyebabkan satu warga negara Indonesia (WNI) berinisial FRS meninggal dunia.  

Dikatakan Judha, saat ini, jenazah telah berada di Hospital Bentong, Pahang.


Sementara pihak KBRI Kuala Lumpur telah berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Malaysia dan perusahaan penerbangan Zaveryna Utama terkait proses pemulasaraan dan repatriasi jenazah.

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan jenazah berjalan dengan baik, termasuk proses pemulangan ke Indonesia,” kata Judha dalam keterangan tertulis.

Dirut PWNI itu menjelaskan bahwa Helikopter PK-ZUV disewa perusahaan Malaysia untuk pemasangan kabel listrik.

"Perusahaan penerbangan akan tiba pada malam hari ini untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya.

Mengutip laporan The Star, kecelakaan terjadi di dekat sumber air panas di Bentong, ketika helikopter sedang melakukan pendaratan di ruas Jalan Lama Kuala Lumpur-Bentong.

Ketua Polisi Daerah Bentong, Zaiham Mohd Kahar, mengatakan korban merupakan teknisi helikopter di lapangan.

"Korban saat kejadian berada di lokasi pendaratan helikopter dan meninggal akibat kepakan bilah kipas helikopter setelah gagal dikendalikan saat melayang di ketinggian sekitar tiga kaki saat mencoba mengisi bahan bakar," ujarnya.

Dikatakan Zaiham, hal itu menyebabkan kaki helikopter itu bergeser dengan tempat pendaratan, lalu terbalik dan terbakar.

Seorang WNI lainnya bernama Kustiyadi (44) juah dilaporkan mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya