Berita

Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Istimewa

Politik

Pak Prabowo, Segera Pecat Menteri Titipan Jokowi

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan reshuffle kabinet. Terutama mengganti menteri-menteri yang dianggap sebagai "titipan" dari pemerintahan sebelumnya yakni Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Menurut Rocky, langkah ini penting untuk memastikan bahwa pemerintahan Prabowo dapat berjalan sesuai dengan visi dan kepentingan rakyat.

"Tanpa ada perampingan kabinet, tanpa ada evaluasi menyeluruh terhadap isi dan kapasitas kabinet, maka rakyat akan menganggap Anda sebagai presiden tidak mampu membedakan mana fungsi Anda sebagai presiden dan mana fungsi Anda sebagai kepala negara," ujar Rocky lewat kanal YouTube "Rocky Gerung Official", Kamis 6 Februari 2025.


Ia menekankan bahwa sebagai kepala negara, Prabowo memang harus menunjukkan sikap menghormati kebijakan pemimpin sebelumnya. 

Namun, sebagai kepala pemerintahan, ia juga memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi rakyat, termasuk yang disuarakan secara keras oleh publik dan netizen.

“Netizen bahkan menuntut lebih kejam, mereka ingin semua menteri yang merupakan bagian dari kepentingan Presiden sebelumnya, yaitu Jokowi, segera dipecat. Itu yang mesti dibaca oleh Prabowo,” tegas Rocky.

Rocky melihat reshuffle merupakan langkah awal yang bisa dilakukan Prabowo untuk benar-benar menegaskan posisinya sebagai pemimpin yang membawa harapan baru bagi rakyat. 

Jika tidak ada tindakan tegas, kata Rocky, maka kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo bisa tergerus. Desakan reshuffle ini muncul di tengah berbagai permasalahan yang belum terselesaikan dalam 100 hari pertama pemerintahan. 

"Isu reshuffle harus segera dieksekusi karena itu yang sebetulnya landasan baru pada proses Prabowo untuk memulai harapan baru," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya