Berita

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Prabowo Warning Menteri yang Ndableg, Seluruh Kementerian Harus Evaluasi

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 11:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto telah memberi warning kepada seluruh pembantunya untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Bagi mereka yang tidak bisa diatur, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Presiden Prabowo memiliki sifat terbuka. Dan pernyataan terbuka Prabowo tersebut merupakan peringatan keras kepada para menterinya untuk bekerja lebih baik.

"Ya saya pikir Pak Prabowo itu kan orangnya terbuka. Kalau dia sudah bicara terbuka artinya itu adalah warning kepada pembantu-pembantunya yaitu menteri, untuk kemudian melakukan evaluasi secara internal di kementerian masing-masing,” kata Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis, 6 Februari 2025.


Di hadapan para ulama Nahdliyin dalam acara puncak Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Istora Senayan, Rabu malam, 5 Februari 2025, Presiden Prabowo mengajak para menterinya untuk dapat mengoreksi diri.

Prabowo secara tegas meminta seluruh pembantunya di Kabinet Merah Putih untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Ia juga tidak akan segan untuk menindak tegas anak buahnya di pemerintahan yang masih bandel dan ndableg.

"Seratus hari pertama ya saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali, sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini dengan tuntutan rakyat, pemerintah bersih, siapa yang tidak patuh saya akan tindak,” tegas Prabowo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya