Berita

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PBNU dan Badan Gizi Nasional (BGN) tentang soal Makan Bergizi Gratis (MBG) di pesantren-pesantren NU/RMOL

Politik

NU dan BGN Teken MoU Dukung Pelaksanaan MBG di Pesantren

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 20:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di acara puncak perayaan hari lahir (harlah) NU ke-102 diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PBNU dan Badan Gizi Nasional (BGN) tentang soal Makan Bergizi Gratis (MBG) di pesantren-pesantren NU.

Ketua Umum Pengurus Besar NU Yahya Cholil Staquf dalam pidatonya sebelum penandatanganan MoU MBG menyampaikan komitmen NU untuk berkontribusi mendukung kerja-kerja pemerintah, di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir di perayaan tersebut.

"Kami berani mengatakan bahwa kami siap berkontribusi mendukung penuh agenda-agenda dan program-program pemerintah," kata dia.


Dikatakan Gus Yahya, motivasi NU mendukung program pemerintah adalah keinginan mereka menjadi organisasi yang bermanfaat bagi seluruh rakyat.

"Semua itu demi ikut membantu agar manfaat dan maslahat sungguh sampai dan dirasakan oleh rakyat. Kami akan terus bekerja sama dengan umat Indonesia maslahat," tegasnya.

Gus Yahya mengatakan, PBNU telah melakukan berbagai macam gerakan terkait akselerasi untuk ikut menyukseskan program MBG tersebut khususnya di pesantren, seperti membentuk satuan gugus tugas (Satgas) MBG.

"Kami telah membentuk tim akselerasi NU untuk mendukung MBG. Bekerja sama dengan BGN untuk menyukseskan program tersebut," ujarnya.

Selanjutnya Ketum PBNU menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana keterkaitan program makan bergizi gratis (MBG).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya