Berita

Presiden Partai Buruh Said Iqbal, di sela-sela aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2025/RMOL

Politik

Buruh Bakal Demo Lagi di Kantor Bahlil jika LPG 3 Kg Masih Langka

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 18:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Buruh memastikan akan kembali melakukan aksi demonstrasi, di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), apabila stok gas elpiji 3 kilogram (kg) masih langka di pengecer. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Partai Buruh Said Iqbal, di sela-sela aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2025.

Dia menyatakan, Presiden Prabowo Subianto telah jelas menyampaikan ketersediaan gas elpiji 3 kg tidak dilarang beredar di pengecer atau warung-warung kelontong. 


"Sepuluh ribu buruh akan aksi kembali di depan kantor kementerian ESDM dan di DPR RI," ujar Said Iqbal. 

Dia memperkirakan, ada ratusan ribu pengecer yang terdampak kelangkaan gas elpiji 3 kg, dan juga membuat sulit masyarakat. 

"Ada kurang lebih 370 ribu pengecer termasuk warung, toko-toko kelontong, dan toko-toko kecil lainnya," tuturnya. 

Lebih lanjut, Said Iqbal juga mengomentari keterangan yang disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menyatakan kelangkaan gas elpiji karena ingin menata ulang harga yang dibebani ke masyarakat, sehingga mesti mencabut peredaran di eceran dan hanya mendistribusikan kepada pangkalan-pangkalan gas resmi. 

"Pelosok-pelosok negeri itu pangkalan-pangkalan hanya beberapa saja. Total pangkalan seluruh Indonesia saja hanya 4 ribu pangkalan. Bahkan akibat dari itu, kita temui dari berita ada orang tua perempuan meninggal, terbunuh," demikian Said Iqbal menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya