Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Produk Prudential Dorong Eksposur ke Pasar Global

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 18:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) resmi meluncurkan Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Income Fund (PDTI). Produk ini merupakan pilihan baru dalam produk PRUWealth Maxima Account bagi nasabah Standard Chartered Indonesia.

PDTI dirancang untuk investor dengan profil risiko agresif yang berorientasi pada tujuan keuangan jangka panjang. Dana investasi ini menawarkan potensi imbal hasil antara 2,00 hingga 5,00 persen per tahun.

Peluncuran PDTI bertepatan dengan pesatnya pertumbuhan sektor teknologi global, yang semakin terdorong oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI). 


Sektor ini diprediksi tidak hanya menciptakan nilai ekonomi tambahan, tetapi juga menawarkan peluang investasi yang menjanjikan bagi para investor.

Sebagai dana investasi berbasis ekuitas dalam mata uang US Dollar, PDTI memberikan eksposur ke pasar global dengan fokus utama pada sektor teknologi. Kehadirannya telah menambah jumlah pilihan Dana Investasi dalam Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) Prudential Indonesia menjadi 17 produk.

Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, Ivy Widjaja, menjelaskan bahwa peluncuran PDTI dilatarbelakangi oleh tren pertumbuhan sektor teknologi global yang terus meningkat. 

“Kami berharap Dana Investasi ini dapat melengkapi diversifikasi investasi nasabah, serta membantu nasabah untuk mencapai tujuan finansialnya dengan lebih cepat dan efektif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu 5 Februari 2025.

Dalam pengelolaannya, Prudential Indonesia bekerja sama dengan PT Eastspring Investments Indonesia (EIID) sebagai manajer investasi, Eastspring Investments Singapore sebagai sub-delegated manajer investasi, serta Janus Henderson sebagai sub-advisory. Kolaborasi ini bertujuan memastikan pengelolaan dana dilakukan secara optimal dan profesional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya