Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Global

Demi Israel, Trump Keluarkan AS dari UNHRC dan UNRWA

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 14:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara resmi menarik negaranya dari dua lembaga PBB yakni Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Keputusan ini diumumkan pada Selasa waktu setempat, 4 Februari 2025, beberapa saat sebelum pertemuan Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.  

Dalam perintah eksekutifnya, Trump menegaskan bahwa beberapa badan PBB telah menyimpang dari misinya dan justru bertindak bertentangan dengan kepentingan AS


Ia bahkan menuduh UNHRC dan UNRWA menunjukkan bias terhadap Israel serta menyebarkan antisemitisme.  

Trump menuduh UNHRC memberikan perlindungan kepada negara-negara yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan menjadikan dewan itu sebagai tameng dari pengawasan internasional. 

Hal ini senada dengan keputusan sebelumnya di masa jabatan pertamanya, ketika AS keluar dari UNHRC dengan alasan dewan tersebut memiliki bias kronis terhadap Israel. 

Sementara itu, UNRWA disebut dalam perintah eksekutif telah disusupi oleh kelompok-kelompok yang dikategorikan sebagai organisasi teroris asing oleh AS. 

Trump juga mengutip tuduhan Israel bahwa 12 pegawai UNRWA terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 sebagai dasar keputusannya.  

Keputusan ini mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa dukungan AS terhadap PBB selama ini telah menyelamatkan banyak nyawa dan meningkatkan keamanan global.  

“Sang Sekretaris Jenderal berharap untuk melanjutkan hubungan produktif dengan Presiden Trump dan pemerintah AS untuk memperkuat kerja sama di dunia yang semakin bergejolak,” ujar Dujarric, seperti dimuat Reuters.

Sementara itu, negara-negara donor lainnya telah kembali memberikan dukungan kepada UNRWA setelah serangkaian penyelidikan tidak menemukan bukti kuat atas tuduhan utama Israel. 

UNRWA sendiri saat ini menjadi penyedia bantuan kemanusiaan utama bagi 1,9 juta pengungsi di Gaza yang sangat bergantung pada bantuan internasional.  

Selain menarik diri dari UNHRC dan UNRWA, Trump juga menginstruksikan tinjauan menyeluruh terhadap pendanaan AS untuk badan-badan multilateral lainnya, termasuk UNESCO, yang menurutnya gagal mereformasi diri dan memiliki rekam jejak sentimen anti-Israel. 

Tinjauan ini akan berlangsung selama 180 hari untuk menentukan apakah ada organisasi lain yang bertentangan dengan kepentingan AS.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya