Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani saat konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta/Ist

Bisnis

Rosan Sebut Prabowo Dukung Tingkatkan Investasi, Bidik Rp13.032 Triliun pada 2029

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 21:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dukungannya investasi dapat terus ditingkatkan di Indonesia dalam berbagai sektor agar target investasi bisa tercapai pada 2029.

Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa 4 Februari 2025.

“Bapak Presiden mendukung penuh karena investasi mempunyai kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” kata Rosan kepada awak media.


Rosan mengatakan untuk lima tahun ke depan, pada periode 2025-2029, pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp13.032,8 triliun.

“Nah kedepannya 2025 sampai 2029 adalah Rp13.032,8 triliun. Jadi peningkatan yang cukup signifikan, jadi kami juga sangat membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari semua kementerian,” tutur Rosan.

Untuk mencapai target tersebut, ia merinci pada tahun ini investasi ditargetkan mencapai Rp1.905 triliun dengan harapan pertumbuhan ekonomi 5,3 persen. 

Kemudian, pada 2026, target investasi meningkat menjadi Rp2.175 triliun dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 6,3 persen.

Selanjutnya, pada 2027, investasi diproyeksikan sebesar Rp2.567 triliun guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7,5 persen.

Pada 2028, investasi ditargetkan mencapai Rp2.969 triliun dengan pertumbuhan ekonomi 7,7 persen. Terakhir, pada 2029, investasi diharapkan mencapai Rp3.414 triliun agar target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah dapat tercapai.

“Nah itu kita bicarakan dan kita bicarakan juga untuk kemungkinan bagaimana kita bisa mengakselerasi pertumbuhan 8% ini tidak di 2029 atau kalau bisa di lebih cepatnya lagi,” tambahnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya