Berita

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025/RMOL

Politik

Bahlil Dampingi Prabowo Bertemu JK di Istana

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 17:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah kisruh larangan pengecer gas LPG 3 kg, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia diundang ke Istana Merdeka, Jakarta untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Bahlil menjelaskan bahwa pertemuan itu diisi dengan makan siang bersama sambil mendiskusikan persoalan negara

"Saya di dalam mendampingi Bapak Presiden dalam menerima mantan Wakil Presiden Pak Yusuf Kalla sambil makan siang," ungkap Bahlil kepada awak media selepas pertemuan. 


Terkait isu yang dibahas, kata Bahlil, mencakup energi, pangan, dan ekonomi. Turut hadir mendampingi Prabowo dalam pertemuan dengan JK, Menteri Andi Amran Sulaiman.

"Berbagai diskusi yang dilakukan untuk bagaimana menyampaikan tentang sumbang saran dalam kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan juga bagaimana tentang perekonomian kita dan Alhamdulillah hasilnya bagus," kata dia.

Bahlil menuturkan, Jusuf Kalla sepakat harus ada penataan agar subsidi LPG 3 Kg tepat sasaran. Dia menyampaikan pengecer nantinya akan dijadikan sub pangkalan untuk menjual gas 3 kilogram.

"Ya Pak JK menyampaikan bahwa penataan itu penting. Penataan itu penting. Sekarang gini pengecer yang tadinya pengecer kita jadikan menjadi sub pangkalan," tutur Bahlil.

Dikatakan Bahlil, subsidi gas 3 kg belum berubah sejak tahun 2004. Sementara itu nilai tukar Dolar Amerika terhadap rupiah melonjak sangat tinggi.

"Bayangkan sudah 20 tahun subsidi LPG ini belum ada perubahan di saat itu kurs Dolar kata Pak JK masih Rp8 ribu, sekarang sudah Rp16 ribu. Artinya subsidi kita sekarang masih sama dengan tahun 2024 atau 2025 yang lalu," ujar dia.

Bahlil menyampaikan pemerintah memberikan subsidi Rp87 triliun kepada masyarakat untuk LPG 3 kg. Dengan subsidi yang diberikan, seharusnya masyarakat dapat membeli gas dengan harga semurah mungkin.

Namun, Bahlil mengatakan nyatanya ada masyarakat yang membeli LPG 3 kg hingga Rp25.000 per tabung. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) gas 3 kilogram maksimal Rp19.000.

"Harusnya kan perhitungan kami maksimal itu di angka di bawah Rp20.000, Rp18.000 atau Rp19.000. Ada yang sekarang langka Itu beberapa bulan lalu Rp25.000 Ada juga yang Rp30.000. Tidak hanya itu ada juga yang mengoplos. Ini kan sayang," jelas Bahlil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya