Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyerahkan gajinya pokoknya kepada siswa-siswi yatim piatu SMPN 2 Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin, 3 Februari 2025/Ist

Nusantara

Launching MBG di Jatim, Zulhas Serahkan Gapok untuk Siswa Yatim Piatu

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyerahkan gajinya pokok (gapok)-nya sebagai menteri untuk membantu dua siswa tidak mampu Sapian dan Nadita di Banyuwangi. 

Hal tersebut dilakukan Zulhas saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah titik di Banyuwangi, Jawa Timur pada Senin, 3 Februari 2025.

"Menteri itu gajinya pokoknya Rp 19 juta. Saya bulan Januari nanti bulan Januari terima gaji. Ini Rp 10 juta (untuk Sapian) dan Rp 10 juta (untuk Nadita). Pak guru nanti diitungin, bagi dua," kata Zulhas di SMPN 2 Rogojampi, Banyuwangi.


Tidak hanya itu, Ketua Umum PAN ini juga memberikan bantuan kepada 30 siswa SMAN 1 Rogojampi yang sudah tidak memiliki ibu atau bapak. 

"Yang tidak ada ibunya dan bapaknya sudah wafat ada? Sini-sini yang tidak ada ayah atau ibu atau tidak ada dua-duanya," ujar Zulhas

Bantuan tersebut sengaja diberikan agar para siswa lebih semangat belajar di sekolah. Lewat bantuan tersebut juga diharapkan mampu meringankan beban keluarga. 

"Masing-masing Rp1 juta untuk beli buku," ujar Zulhas.

Ia berharap lewat bantuan tersebut bisa mendorong para siswa untuk menggapai cita-cita mereka serta bisa menjadi sumber daya manusia yang unggul.

"Yang rajin belajarnya sungguh-sungguh. Mudah-mudahan anak-anak semua bisa mencapai cita-citanya semua," imbuh Zulhas.

Saat kunjungan kerja di Banyuwangi, Zulhas pun turut melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Rogojampi. Dia mengatakan program tersebut merupakan wujud keseriusan dari Presiden Prabowo untuk memperbaiki kualitas SDM di Indonesia.

"Saudara-saudara sekali lagi ini komitmen Bapak Presiden. Pak Prabowo ingin agar anak-anak Indonesia sehat, cerdas, fisiknya kuat, menyongsong Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang. Karena kita menghadapi persaingan yang keras di dunia. Nah semua anak diharapkan dapat akses makanan yang cukup, sehat, juga nutrisinya itu memenuhi syarat-syarat," jelasnya.

Mantan Ketua MPR itu menegaskan bahwa pemerintah begitu serius dalam memperhatikan nutrisi makanan yang hadir dalam program tersebut.

"Jadi ada yang tanya misalnya anak-anak nggak suka, nah ini memang ada standar-standar nutrisinya, sayur misalnya belum tentu anak-anak suka. Tapi itu harus, jadi ada standar nutrisinya," ungkapnya.

Zulhas mengatakan untuk tahap pertama program tersebut menarget 15 juta siswa. Namun angka tersebut berpotensi untuk terus ditambah agar penerima Program MBG bisa lebih besar.

"Yang berikutnya program MBG 6 Januari lalu sudah diluncurkan. Untuk tahap pertama 15 juta kalau tidak ada penambahan anggaran, penerima manfaat itu 15 juta. Tapi kalau nanti doakan saja September atau Agustus, Bapak Presiden misalnya dapat lagi anggaran, kalau ditambah Rp140 triliun maka kita akan dapat 82 juta lebih penerimaan manfaat," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya