Berita

Pasar Hewan Pamotan, Rembang, ditutup untuk sementara guna memutus rantai penyebaran PMK/RMOLJateng

Nusantara

Putus Rantai Penyebaran PMK, Seluruh Pasar Hewan di Rembang Ditutup Sementara

SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 10:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah diundur dua pekan, mulai pekan ini, seluruh pasar hewan di Rembang, Jawa Tengah, ditutup sementara. Kebijakan itu dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang untuk memutus rantai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Keputusan tersebut diambil setelah Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menemukan ternak terindikasi PMK di Pasar Hewan Pamotan dan Kragan.

Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan, berdasarkan hasil pengetatan di Pasar Hewan Pamotan menunjukkan masih adanya ternak dari Jawa Timur yang terindikasi PMK.


Beberapa kendaraan yang membawa ternak terjangkit PMK pun diminta kembali ke daerah asalnya.

“Sempat kita suruh putar balik satu kendaraan berisi lima ternak, yang tiga ekor sudah terindikasi PMK. Sehingga kita suruh putar balik pulang, yang lain aman,” terang Agus Iwan Haswanto, dikutip RMOLJateng, Senin 3 Februari 2025.

Kondisi serupa juga ditemukan di Pasar Hewan Kragan, di mana ternak yang sempat terjangkit PMK dua minggu lalu kini mulai membaik, tetapi masih berisiko menularkan penyakit.

“Sudah mau sembuh tapi belum sembuh betul, dibawa masuk ke Pasar Kragan,” imbuhnya.

Untuk memutus rantai penyebaran PMK, Dintanpan Rembang berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop) Rembang guna menerapkan penutupan serentak di semua pasar hewan selama dua pekan atau dua kali pasaran.

“Sebaiknya memang ditutup, yang lain juga harus ditutup. Anjurannya memang harus serentak untuk meminimalisir perputaran virus,” ucapnya.

“Mulai pekan ini kita akan melakukan penutupan Pasar Hewan Pamotan maupun Kragan selama dua minggu ke depan,” tambahnya 

Setelah masa penutupan, pihaknya akan melakukan evaluasi setiap dua kali pasaran untuk menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam menekan penyebaran PMK di Rembang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya