Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pemerintah Harus Awasi Ketat Penyaluran LPG 3kg

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta mengawasi secara ketat penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3kg agar tepat sasaran, di samping menerapkan kebijakan melarang pengecer menjual gas melon.

Direktur ekonomi digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menuturkan kebijakan pelarangan itu memiliki tujuan positif, agar peruntukan LPG 3kg itu lebih tepat sasaran.

Namun, pemerintah diminta untuk mengawasi secara ketat di pasaran agar harga yang diterapkan pemerintah sesuai, jika pengecer dilarang menjual gas 3kg.


“Pengguna LPG Melon ini hanyalah orang ataupun pelaku UMKM yang membutuhkan. Pemerintah juga bisa mengawasi lebih mudah,” kata Nailul Huda kepada RMOL, Minggu, 2 Februari 2025.

Wacana pemerintah mendistribusikan gas 3kg agar tepat sasaran bakal terkendala jika tanpa adanya pengawasan.

“Namun jika dilakukan tanpa persiapan, justru akan kontradiktif dengan tujuan utama mereka. Yang terjadi perdagangan gas LPG 3kg ilegal,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya