Berita

Proses Operasi modifikasi cuaca di Jakarta/BPBD Jakarta

Nusantara

Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca demi Kurangi Risiko Bencana

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 20:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang berfokus di wilayah Barat hingga Utara Jakarta, Minggu 2 Februari 2025.

Dalam pelaksanaan OMC ini, BPBD DKI bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI AU serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (PT RAI).

Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan ringan akan terjadi di wilayah Jakarta berlangsung hingga 4 Februari 2025. Sementara peningkatan curah hujan yang signifikan di wilayah Jawa, karena terjadi peningkatan kelembapan udara  akibat dari penguatan Monsun Asia serta pengaruh dari fenomena La Nina.


“Untuk wilayah tropis, fenomena La Nina yang berstatus lemah cenderung meningkatkan curah hujan," kata Plt Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo.

Selain itu, kata dia, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) hari ini aktif di wilayah barat Indonesia, bersama gelombang atmosfer ekuator lainnya seperti Rossby Ekuator dan Kelvin. Fenomena ini mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan lebat.

Jurubicara pelaksanaan kegiatan OMC 2025 menambahkan, upaya ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem. 

"Potensi-potensi munculnya hujan dari skala sedang hingga lebat harus menjadi perhatian agar dapat mengurangi resiko bencana" ujarnya.

Pelaksanaan OMC pada hari ini berlangsung satu kali sorti dengan menyemai 800 kg garam NaCl dengan ukuran partikel 30-40 micron.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya