Berita

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo/Tangkapan Layar

Politik

Dosa-Dosa Jokowi Tidak Segampang Pepatah Mikul Duwur Mendem Jero

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 20:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo berharap masyarakat tidak melupakan "dosa-dosa" Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dianggap telah menghancurkan Indonesia.

Roy Suryo mengurai, ada banyak kesalahan yang dilakukan Jokowi selama memerintah Indonesia 10 tahun terakhir. Berbagai kesalahan itu tidak cukup hanya dengan permintaan maaf.

“Mikul duwur mendem jero (menjunjung tinggi jasanya, dan menutupi kesalahannya) itu tidak kemudian kita secara leterlek diterapkan, itu nggak harus,” kata Roy Suryo dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad berjudul Roy Suryo: Waspada Fufufafa Mau Menelikung Kekuasaan Presiden Prabowo, Minggu, 2 Februari 2025.


Menurutnya, istiah mikul dhuwur mendem jero boleh diterapkan jika hanya kesalahan kecil. Tapi baginya, Jokowi telah melakukan kesalahan selama memerintah dan tidak boleh dimaafkan.

“Ini enggak boleh berlaku kalau orang itu memang membuat ketidakbijakan di Republik ini (selama) 10 tahun, berbuat ketidakbijakan yang kemudian mengakibatkan Republik ini hancur,” katanya.

Roy mengatakan banyak kebijakan Jokowi merusak Indonesia, salah satunya soal reklamasi yang dinilai membuat sengsara masyarakat pesisir dan merusak alam.

“Di Surabaya ada, di Rempang ada, Indonesia Timur ada. Reklamasi masif dan terstruktur ini itu terjadi di era Jokowi. Artinya, apakah semacam itu dibiarkan?” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya