Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman/Ist

Politik

Advokasi Penopingan Pohon Demi Keselamatan Warga

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya penopingan pohon harus terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat, terutama saat musim hujan dan angin kencang.

Hal ini ditegaskan Anggota DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu 2 Februari 2025.

"Pohon yang terlalu rimbun bisa mengganggu kabel listrik dan telepon, berisiko menyebabkan korsleting, pemadaman listrik, hingga kebakaran," kata Ade. 


Langkah ini sejalan dengan Pergub No. 24 Tahun 2021 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Pohon, yang mengatur bahwa pohon tidak boleh ditebang sembarangan, melainkan harus ditoping atau dipangkas agar tetap terjaga kesehatannya tanpa membahayakan lingkungan sekitar.

"Dahan yang patah atau pohon tumbang dapat menimpa rumah, kendaraan, bahkan pengguna jalan. Oleh karena itu, pemangkasan pohon harus menjadi perhatian bersama," jelasnya. 

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota pun merespons cepat advokasi yang dilakukan Ade Suherman dengan melakukan penopingan di beberapa lokasi yang dilaporkan warga. 

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengapresiasi langkah ini dan berharap program pemangkasan pohon semakin diperkuat ke depannya.

"Harapan saya, program ini terus berjalan secara rutin agar tidak menunggu pohon tumbang dulu baru dilakukan penanganan," jelasnya.

Ade Suherman juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan pohon yang rawan tumbang atau mengganggu jaringan listrik agar bisa segera ditangani. 

"Ini tanggung jawab kita bersama. Dengan pelaporan yang cepat, kita bisa menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya