Berita

Gubernur Jakarta terpilih 2024, Pramono Anung resmi mendapat gelar kehormatan dari Dewan Kehormatan Adat Betawi/RMOL

Politik

Dapat Gelar Kehormatan, Pramono Kini Dipanggil "Bang Nung"

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gubernur Jakarta terpilih 2024, Pramono Anung resmi mendapat gelar kehormatan dari Dewan Kehormatan Adat Betawi.

Pemberian gelar kehormatan itu dipimpin Ketua Dewan Kehormatan Adat Betawi, Fauzi Bowo atau Foke di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cipayung, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu, 1 Februari 2025.

Foke mengatakan, lembaga yang dia pimpin merupakan rumah besar dari berbagai organisasi betawi. Mereka sepakat memberikan gelar kehormatan kepada Pramono.


"Hari ini insyaallah akan tercatat dalam sejarah Kota Jakarta. Untuk pertama kalinya seluruh keluarga, masyarakat asli Jakarta, kaum betawi resmi memberikan gelar adat kepada gubernur Jakarta terpilih dan disaksikan para alim ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat," ujar Foke. 

Dia mengatakan, pemberian gelar kehormatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut UU 2/2024 tentang Daerah Khusus Jakarta, yang mengamanatkan lembaga adat mengembangkan budaya lokal. 

"Kami masyarakat betawi memegang teguh firman Allah SWT dalam surat An-Nisa, (yang berbunyi) 'ya ayyuhalladzina amanu atiullah wa atiur-rasula wa ulil amri minkum’, (yang berarti) 'Hai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul dan kepada pemangku kekuasaan di antara kamu," urai Foke. 

Lebih lanjut, Foke memperkenalkan nama sapaan baru bagi Pramono setelah diberikan gelar kehormatan Adat Betawi.

"Nama panggilan yang nanti kita umumkan secara resmi Bang Anung dan Bang Dul. Hari ini Bang Anung, keluar dari sini namanya Bang Nung," demikian Foke.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya