Berita

Ketua Umum Papera, Don Muzakir menemui Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan/Ist

Nusantara

Papera Ingin Pembentukan Satgas Pasar Direalisasikan

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 01:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pasar guna menjamin kelangsungan ekosistem perdagangan yang sehat dan berdaya saing. 

Demikian disampaikan Ketua Umum Papera, Don Muzakir saat menemui Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat 31 Januari 2025.

"Papera mendesak langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat," kata Don Muzakir dalam keterangan resminya.


Nantinya, Satgas ini akan bertugas mengawasi pasar secara real-time, dan menjadi penghubung langsung antara pedagang dan pemerintah. 

Don Muzakir mengatakan, beberapa permasalahan yang kerap muncul di pasar tradisional adalah peredaran barang kedaluwarsa, penyebaran barang oplosan, praktik penimbunan, ketidakseimbangan distribusi, serta ancaman premanisme.

"Dengan hadirnya Satgas Pasar, pemerintah dapat merespons lebih cepat dan efektif terhadap persoalan di lapangan, sehingga langkah-langkah strategis bisa segera diambil demi kestabilan perdagangan nasional," kata Don Muzakir.

Selain itu, Don Muzakir juga menekankan bahwa Satgas Pasar seharusnya berada langsung di bawah naungan Kementerian Perdagangan. 

"Kementerian Perdagangan diharapkan dapat mengambil langkah serius dalam pengawasan dan tata kelola pasar tradisional secara berkelanjutan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan tetap menjadi pusat perekonomian rakyat," kata Don Muzakir.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pelindungan pedagang, Papera pun mengusulkan beberapa kebijakan strategis kepada Kementerian Perdagangan.

Menyikapi hal itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso menyambut baik seluruh rekomendasi yang diajukan Papera. 

"Papera tidak hanya berjuang untuk kepentingan pedagang, tetapi juga demi masa depan pasar tradisional Indonesia agar tetap menjadi pusat pergerakan ekonomi rakyat yang kuat dan berdaya tahan di era modern," kata Budi.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya