Berita

Aparat keamanan Malaysia Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM)/Ist

Politik

Ditegaskan Legislator Golkar

Harga Diri Bangsa Diinjak-injak oleh Kasus Penembakan PMI di Malaysia

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, mengecam keras insiden penembakan terhadap satu dari lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2024 lalu. 

“Melihat perkembangan terakhir permasalahan imigran kita ditembak mati di Malaysia jadi kami mengecam tindakan tersebut,” tegas Umbu dalam rapat pleno Badan Legislasi (Baleg) yang membahas RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 mengenai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 30 Januari 2025. 

Umbu menilai kejadian tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap harga diri bangsa Indonesia. Oleh karenanya, ia mendesak agar segera ada tindakan tegas dari kedua pemerintah, dalam hal ini Indonesia dan Malaysia.


“Meminta penjelasan dari pemerintahan Malaysia secara terbuka dan meminta juga pemerintah Indonesia untuk menindaklanjuti hal tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Umbu menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia juga harus segera menindaklanjuti peristiwa ini dengan serius untuk memastikan perlindungan terhadap hak-hak para imigran Indonesia di luar negeri.

"Agar harga diri bangsa Indonesia ini betul-betul dan juga hak-hak para imigran ini juga terlindungi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang WNI tewas dan empat lainnya terluka akibat penembakan yang dilakukan aparat keamanan Malaysia Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di sekitar perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia. 

Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) untuk memeriksa korban WNI.

"Atas insiden ini, KBRI telah meminta akses kekonsuleran untuk menjenguk jenazah dan menemui para korban luka," ungkapnya kepada RMOL pada Minggu, 26 Januari 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya