Berita

Ilustrasi/Ist

Dunia

Dukungan Global Meningkat, Belgia Anggap Otonomi Sahara Maroko Solusi Ideal

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 11:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Belgia menegaskan dukungannya terhadap Inisiatif Otonomi Sahara Maroko sebagai dasar yang sangat baik untuk solusi yang dapat diterima oleh semua pihak berkonflik. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Belgia, Urusan Eropa, Perdagangan Luar Negeri, dan Lembaga Kebudayaan, Bernard Quintin, dalam konferensi pers setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita di Rabat pada Rabu, 29 Januari 2025. 

“Belgia menganggap Prakarsa Otonomi Maroko, yang diajukan pada tahun 2007, sebagai upaya serius dan kredibel oleh Maroko dan dasar yang sangat baik untuk solusi yang diterima oleh semua pihak,” ujar Quintin.  


Menurutnya, diskusi dengan Bourita memberikan wawasan lebih dalam mengenai rencana otonomi tersebut serta signifikansinya bagi Maroko. 

“Pembicaraan dengan Bourita membantu saya memahami seluk-beluk rencana otonomi dan menyadari sifat eksistensial masalah ini bagi Maroko” kata dia.  

Quintin juga menyoroti bahwa beberapa mitra Eropa dan internasional telah mengubah sikap mereka terhadap isu ini. 

"Kami tahu betapa pentingnya masalah ini bagi Maroko,” katanya, seraya menegaskan bahwa Belgia dan Maroko akan terus berdialog secara konstruktif mengenai isu tersebut.  

Belgia juga menegaskan dukungannya terhadap proses PBB untuk mencapai solusi politik yang adil, langgeng, dan dapat diterima bersama. 

“Belgia sepenuhnya mendukung proses PBB dan mengakui peran eksklusif PBB dalam penyelesaian politik ini,” ujar Quintin.  

Selain itu, Belgia kembali menegaskan komitmennya terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 2703, yang menggarisbawahi pentingnya solusi yang realistis, pragmatis, dan berbasis kompromi dalam menyelesaikan masalah Sahara.  

Sikap positif Belgia terhadap Prakarsa Otonomi Maroko mencerminkan momentum internasional yang terus berkembang dalam mendukung kedaulatan Maroko atas Sahara.

Hal ini juga sejalan dengan visi dan kebijakan yang digagas oleh Raja Mohammed VI dalam memperjuangkan solusi damai dan berkelanjutan bagi kawasan tersebut.  

Dukungan Belgia ini memperkuat posisi Maroko di panggung internasional dalam mencari penyelesaian yang adil dan berkelanjutan bagi isu Sahara, sekaligus menunjukkan semakin luasnya pengakuan terhadap inisiatif Maroko sebagai solusi yang kredibel dan realistis.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya