Berita

Ilustrasi tambang batubara/Istimewa

Politik

Universitas Muhammadiyah Palembang Ajukan Izin Kelola Tambang Batubara dan Pasir Kuarsa

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 00:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana pengelolaan tambang oleh perguruan tinggi dalam revisi Undang-undang Mineral dan Batubara (Minerba) mendapat sambutan positif dari perguruan tinggi yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satunya Universitas Muhammadiyah Palembang.

Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumsel yang juga dosen tetap Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Junaidi mengatakan, saat ini pihak kampus tengah mengurus izin untuk mengelola tambang di Sumsel. 

Rencananya, UMP mengajukan pengelolaan untuk dua jenis tambang, yakni batu bara di Tanjung Enim, Muara Enim, dan silika atau pasir kuarsa di Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI). 


"Untuk tambang batubaranya diurus di Kementerian Investasi dan SDM, sedangkan tambang silika atau pasir kuarsa perizinannya diurus di kantor Dinas ESDM Sumsel," kata Junaidi saat dibincangi RMOLSumsel, Rabu 29 Januari 2025. 

Dia mengatakan, pengelolaan tambang silika atau pasir kuarsa tidak perlu memerlukan banyak tenaga ahli. Sehingga, kemungkinan bisa dikelola secara mandiri. 

"Namun, untuk tambang batubara tentu harus ada kerja sama dengan pihak lain karena membutuhkan beberapa persyaratan teknis yang cukup rumit," terangnya. 

Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang sudah berkomunikasi untuk melakukan penambangan batubara di Tanjung Enim.

Dia memastikan untuk pasir kuarsa penambangannya bakal dilakukan 3 sampai 4 bulan ke depan. Bahkan, untuk buyer atau pembelinya sudah ada.

"Untuk tambang batubara agak lama, karena perizinan itu bisa 12 sampai 18 bulan," bebernya. 

Dia menjelaskan, pemberian kesempatan kepada perguruan tinggi untuk mengelola tambang menjadi momentum bagi dunia pendidikan mengaplikasikan pengelolaan tambang yang baik dan benar. 

"Muhammadiyah itu ingin memberikan contoh buat penambang-penambang lain atau perusahaan lain, bagaimana mengelola tambang yang baik dan benar sesuai dengan kaidah kelestarian lingkungan, jangan setelah dikeruk kemudian menghilang," kata mantan Ketua Bawaslu Sumsel ini. 

Lanjut Junaidi, Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumsel yang akan mengelola tambang.

Selain itu, dalam waktu dekat SMK Muhammadiyah Palembang akan membentuk jurusan tambang dan sedang berproses untuk ditingkatkan. Sementara, UMP juga akan membuka Fakultas Pertambangan atau jurusan Pertambangan. 

"Jadi UMP siap mengelola tambang di Sumsel," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya