Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Survei Kepuasan Publik Jadi Masukan Berharga Buat Prabowo

RABU, 29 JANUARI 2025 | 19:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hasil survei Litbang Kompas dan Indikator Politik Indonesia (IPI) yang menunjukkan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi pemicu semangat dalam bekerja untuk rakyat. 

Pakar politik Muhammad Qodari menanggapi hasil survei tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya hasil survei ini akan menjadi masukan berharga buat pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"Survei Indikator menunjukkan angka 79,3 persen, sementara survei Kompas mencatat 80,9 persen. Ini berarti hasilnya senada. Survei ini berharga sebagai masukan untuk merumuskan kebijakan selanjutnya," ujar Qodari dalam keterangannya pada Rabu, 29 Januari 2025.


Berdasarkan data survei Indikator, alasan utama kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo meliputi aspek kepribadia. Misalnya, sikap tegas, berwibawa, berani dan bijaksana serta keberhasilan dalam pemberantasan korupsi berjalan dengan baik. 

Selain itu, publik menilai kinerja Prabowo telah terbukti, dengan banyak program yang sudah terealisasi.

"Ini menunjukkan bahwa profil Pak Prabowo memang didukung oleh masyarakat. Karakter beliau mendapat kepercayaan publik dan menjadi pemicu untuk mendorong lebih banyak program pemerintah agar dijalankan dengan baik," jelasnya.

Selain membahas tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo, Qodari juga menanggapi hasil survei terkait evaluasi kinerja menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menyoroti daftar menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi, di mana nama Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya masuk dalam lima besar.

Diketahui, Mayor Teddy menempati posisi kedua dalam survei terkait kepuasan publik terhadap kinerja menteri. Ia berada tepat di bawah Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Berdasarkan data survei Indikator, Mayor Teddy memperoleh tingkat kepuasan publik sebesar 90,1 persen, sementara Nasaruddin Umar mencapai 92,8 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, tingginya kepuasan publik terhadap Mayor Teddy disebabkan oleh popularitasnya yang meningkat karena ia kerap mendampingi Presiden Prabowo dalam berbagai kegiatan.

Namun, Qodari memiliki pandangan berbeda. Ia membantah pernyataan Burhanuddin dan menegaskan bahwa popularitas Mayor Teddy sudah tinggi sejak sebelum menjabat sebagai menteri, terutama sejak Pemilihan Presiden 2024.

"Saya punya pendapat yang berbeda dengan Burhanuddin. Tingginya kepuasan terhadap Mayor Teddy bukan karena ia sering mendampingi Pak Prabowo, tetapi karena sejak awal Mayor Teddy sudah populer. Justru Mayor Teddy ikut menambah popularitas Pak Prabowo," tegas Qodari.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa Mayor Teddy memiliki segmen pendukung yang kuat, terutama di kalangan ibu-ibu dan perempuan. Popularitasnya juga terlihat dari respons positif di media sosial serta antusiasme masyarakat dalam menyambutnya di berbagai kesempatan.

"Mayor Teddy juga memiliki tingkat popularitas yang tinggi, terutama di media sosial. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu dan perempuan, yang menyambut kehadirannya di berbagai tempat," pungkas Qodari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya