Berita

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika/RMOL

Hukum

KPK Belum Tahu Kapan Paulus Tannos Dipulangkan

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan kapan tersangka korupsi e-KTP Paulus Tannos dipulangkan ke Indonesia.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika mengatakan, saat ini proses ekstradisi Tannos dari Singapura ke Indonesia masih dalam proses.

“Belum ada info kapan diterbangkan ke Jakarta, karena masih berproses," kata Tessa kepada wartawan, Selasa, 28 Januari 2025.


Pemulangan Tannos akan merujuk perjanjian ekstradisi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura. Tessa mengurai, perjanjian tersebut sebagaimana merujuk Pasal 7 huruf (5), di mana Indonesia memiliki waktu 45 hari sejak dilakukan penahanan sementara pada 17 Januari 2025.

"Tujuannya untuk melengkapi persyaratan administrasi yang diperlukan,” sambung Tessa.

Di sisi lain, KPK bersikukuh status kewarganegaraan Tannos adalah WNI, sehingga harus diproses hukum di Indonesia. Hal itu menyusul kabar berubahnya kewarganegaraan Tannos menjadi Guinea-Bissau, Afrika.  

“Tetap berpegangan dengan status WNI karena belum dicabut. KPK sudah bersurat ke Direktorat Jenderal AHU,” tutup Tessa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya