Berita

Ilustrasi moge di jalan tol/Net

Otomotif

Usulkan Moge Boleh Masuk Tol, Anggota DPR Ini Ternyata Tak Punya Motor

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 02:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usulan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, agar motor gede (moge) dibolehkan masuk dan melintasi jalan tol cukup mendapat sorotan publik. Terutama terkait dengan perilaku berkendara mayoritas masyarakat Indonesia yang masih buruk.

Menariknya, meski mengusulkan moge boleh masuk Tol, ternyata tak ada satu motor pun di dalam garasi Andi Aras. 

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Andi memiliki total harta sebesar Rp30.507.772.662 (Rp30,5 miliar). LHKPN ini disampaikan pada 9 September 2024.


Untuk aset berupa kendaraan bernilai Rp3.090.000.000 (Rp3 miliar). Semuanya berupa kendaraan roda empat dari model MPV dan SUV. Tak ada kendaraan roda dua alias motor di dalam garasinya.

Sesuai LHKPN yang disampaikan, Andi tercatat memiliki 4 buah mobil. Yaitu Toyota Vellfire tahun 2014, senilai Rp 310 juta; Toyota Fortuner tahun 2016, Rp 220 juta; Toyota Alphard tahun 2020, Rp 800 juta; dan Mercedes-Benz GLE 450 tahun 2022, Rp1.760.000.000.

Dalam rapat bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BMKG dan Kepala Basarnas, dan Kakorlantas Polri, Kamis 23 Januari 2025, Andi menilai pemberian izin moge melintasi jalan tol bisa menambah pemasukan negara.

"Sekedar masukan aja sebenarnya untuk sebagai salah satu pengguna yang potensial menurut saya. Kalau kita berbicara tentang selama ini kita melihat juga kan, moge dalam hal ini misalkan motor pengawal, itu kan bisa masuk gitu loh. Kalau boleh dibilang nothing is different lah dengan motor gede yang lainnya," kata Andi.

Andi menambahkan, pertimbangan motor gede dapat masuk ke jalan tol, salah satunya terkait pendapatan yang bukan hanya dari kendaraan roda empat. Selain itu,moge dinilai tak akan merusak struktur jalan tol.

"Jadi pertimbangan-pertimbangan saya sebenarnya hanya sebagai salah satu pangsa pasar jalan tol kita, potensi pendapatan jalan tol yang mana kemudian saya kira tidak memberikan dampak yang sangat jelek terhadap jalan tol," ucap Legislator Partai Gerindra itu.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya