Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti /RMOL

Politik

Menurut Ray, Prabowo Harus Tuntaskan Kasus Korupsi dan Copot Tiga Menteri Ini

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto diminta untuk mendorong institusi penegak hukum salah satunya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk lebih aktif lagi dalam mengejar pelaku tindak pidana korupsi.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti berpendapat, untuk dapat mencapai tujuan Indonesia Emas 2045, Prabowo perlu melakukan perubahan yang cukup signifikan, di antaranya pemberantasan korupsi yang ditangani secara serius.

“Mendorong KPK lebih fokus dan aktif mengejar korupsi kakap bukan suap ratusan juta, mereformasi institusi kepolisian, di samping membatasi dan memangkas biaya dinas pegawai dan pejabat negara,” tegas Ray Rangkuti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 26 Januari 2025.


Ray Rangkuti mengurai Prabowo juga perlu melakukan perampingan kabinet, dengan mencopot sejumlah menteri yang tidak memiliki kinerja apik dan menuai kontroversi di kalangan masyarakat.

“Dalam hal efesiensi, dan peningkatan kinerja pembenahan pemerintahan, Prabowo perlu mencopot menteri 1. Bahlil Lahadalia (menteri offside dan berjawah Solo), 2. Yandri Susanto (kop surat kementerian untuk keperluan pribadi dan belum terdengar kiprahnya), 3. Budi Arie Setiadi (dikaitkan dengan kasus judol),” katanya.

Kemudian, lanjut Ray Rangkuti, dalam hal mereformasi institusi polisi, Prabowo sebaiknya terlebih dahulu mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

“Di era kepemimpinannya wajah kepolisian kita sangat teruk. Isu partai coklat alias parcok menguat. Cepat dan tanggap dalam membungkam aktivis kritis tapi lemah dalam hal memberantas korupsi,” ucapnya.

Menurutnya,  Listyo adalah kapolri yang ditunjuk oleh Jokowi. Prabowo butuh kapolri yang sepenuhnya merupakan pilihannya sendiri, bukan warisan orang lain.

“Tanpa itu, akan sangat sulit mendorong reformasi institusi polisi. Reformasi institusi polisi ini adalah hal urgent dan utama yanv harus segera dilakukan oleh pak Prabowo,” demikian Ray Rangkuti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya