Berita

Wakil Gubernur Jakarta terpilih Rano Karno dalam Buka Tahun Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) XVIII dengan tema 'Pangan Untuk Semua' di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat pada Sabtu malam, 25 Januari 2025/RMOL

Nusantara

Hadiri Buka Tahun PWKI XVIII

Rano Karno Janji Ingin Fokus di Isu Ketahanan Pangan

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 01:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Rano Karno setuju dengan ketahanan pangan yang menjadi fokus utama saat dirinya dan Gubernur Pramono Anung dilantik.

Hal itu disampaikan Rano Karno saat Buka Tahun Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) XVIII dengan tema 'Pangan Untuk Semua' di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat pada Sabtu malam, 25 Januari 2025.

Kegiatan ini diawali misa syukur yang dipimpin oleh Rm Adi Prasodjo, Rm Heri Wibowo, dan Rm Aloys Budi Purnomo. Usai misa, acara dilanjutkan dengan makan bersama, pidato para tamu undangan serta pemberian penghargaan.


Salah satunya, Rano Karno yang bersyukur jadi pembicara dalam tema yang sangat relevan dengan kemajuan bangsa.

"Kami bersyukur bisa siapkan semua kebutuhan pokok di Jakarta," kata Rano sembari berharap tanggal pelantikan tidak diubah.

Sontak, seluruh peserta yang hadir memberikan tepuk tangan.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan, Rano menyebut harus ada kerja sama seluruh pihak.

Senada dengan Rano, Ketua PWKI, Asni Ovier Dengen Paluin menyebut tema pangan perlu didalami lebih lanjut sesuai dengan program Asta Cita Presiden Prabowo.

"Tema kali ini pangan untuk semua kita sambut pemerintahan satu salah satu fokusnya ketahanan pangan," kata Asni.

Itu sebabnya, ia menilai bila ada wartawan atau media yang mengkritisi soal ketahanan pangan jangan dilarang. Pasalnya, kritik dan saran itu sangat berguna untuk membangun.

"Kalau ada media yang kritik jangan dimusuhi, itu sebagian besar untuk perbaikan kita ke depan," tegasnya.

Turut hadir dalam acara Buka Tahun ini perempuan anggota DPR mulai dari Rieke Dyah Pitaloka, Nurul Arifin, Ida Fauziah, dan Dina Lorenza.

Anggota DPR tersebut untuk menyerahkan trofi penghargaan "Terima Kasihku Kepadamu" kepada tujuh organisasi pemuda lintas agama dan satu tokoh Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Penerima penghargaan tersebut di antaranya, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pemuda Katolik (PK) Asat Gusma, Ketua Umum Pemuda Kristen (GAMKI) Sahat MP Sinurat, Ketua Umum Pemuda Hindu (Peradah) I Gede Ariawan, Ketua Umum Pemuda Budha (Gemabudhi) Bambang Patijaya dan Ketua Umum Pemuda Khonghucu (Gemaku) JS Kristan.

Penerima anugerah terakhir adalah Rm Markus Solo Kewuta SVD dari Dikasteri (Kementerian) Dialog Antaragama Vatikan. 

Pastor Markus jadi satu-satunya pejabat Vatikan yang berasal dari Indonesia dan merupakan tokoh penting terwujudnya Deklarasi Jakarta–Vatikan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya