Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Investor Masih Gamang Soal Tarif Trump, Dolar AS Melemah Lagi

SABTU, 25 JANUARI 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS kembali merosot di akhir pekan ini, mencatat penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari setahun.

Analis menyoroti pelemahan ini juga dipicu oleh keputusan Presiden Donald Trump mengisyaratkan sikap yang lebih lunak terhadap tarif untuk China. 

Trump dalam sebuah wawancara media menyatakan ia telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping. Ia optimistis dapat mencapai kesepakatan dagang dengan China.


"Kita memiliki kekuatan besar terhadap China, yaitu tarif. Mereka tidak menginginkannya, dan saya juga lebih memilih untuk tidak menggunakannya. Namun, tarif adalah kekuatan besar terhadap China," katanya, dikutip dari Reuters..

Beberapa analis memperingatkan bahwa dolar bisa kembali menguat jika kebijakan tarif dan suku bunga AS berubah.

Dolar AS turun sebanyak 0,8 persen terhadap sekeranjang mata uang pada Jumat 24 Januari 2025. 

Pasar saham di Wall Street melemah. Pasar saham China dan mata uang Yuan menguat setelah komentar Trump terkait pelonggaran suku bunga. Indeks saham unggulan China naik 0,8 persen, sementara Yuan di pasar luar negeri menguat 0,7 persen menjadi 7,239 terhadap Dolar AS.

Harga minyak stabil dan mengurangi kerugian setelah Trump menyatakan akan meminta Arab Saudi dan OPEC untuk menurunkan harga minyak. 

Yen Jepang menguat 0,2 persen terhadap Dolar menjadi 155,7 setelah Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga ke level tertinggi sejak krisis keuangan global 2008. 

Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, mengatakan bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga seiring dengan meluasnya kenaikan upah dan harga.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya