Berita

TNI Angkatan Laut (AL) bersama Instansi Maritim dan masyarakat melakukan pembongkaran pagar laut ilegal di Tangerang sepanjang 11,75 km, Jumat, 24 Januari 2025/Dispenal

Nusantara

TNI AL dan Warga Sudah Bongkar 11,75 Km Pagar Laut di Tangerang

SABTU, 25 JANUARI 2025 | 03:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut (AL) bersama Instansi Maritim dan masyarakat telah melakukan pembongkaran pagar laut ilegal sepanjang 11,75 km yang terbagi menjadi 3 titik hingga Jumat, 24 Januari 2025.

Lebih dari 750 personel gabungan yang terdiri dari TNI AL, stakeholder terkait, dan masyarakat nelayan diterjunkan di tiga titik lokasi pembongkaran yaitu Perairan Tanjung Pasir, Kronjo, dan Mauk. Pembongkaran ini menggunakan 3 KAL/Patkamla, 8 Sea Rider, 14 Perahu Karet, 2 RBB, 1 RHIB dari TNI AL, ditambah dengan kapal-kapal dari KKP, Polairud dan masyarakat nelayan.

Total, pagar laut yang telah terbongkar hingga Jumat, 24 Januari 2025, adalah di wilayah Tanjung Pasir sepanjang 9 km, Kronjo 2 km, dan Mauk 750 m.


Adapun kendala yang dihadapi di wilayah Kronjo dan Mauk adalah beberapa bagian pagar laut terdiri dari 3 lapis, jadi membutuhkan waktu lebih untuk membongkarnya.

Petugas gabungan pun terus memaksimalkan pembongkaran dan mempercepat guna membuka akses nelayan untuk melaut.

Tak hanya pagar berlapis, cuaca hujan dan arus yang cukup kuat jadi kendala tersendiri bagi para prajurit TNI AL, stakeholder terkait, dan elemen masyarakat dalam membongkar pagar laut ilegal tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya