Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Candaan Megawati Sentil Orang yang Mau Ngambil Posisi Ketum PDIP

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 16:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada momen menarik di sela-sela acara Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan Anggota DPRD Fraksi PDIP yang digelar di Kemayoran, Jakarta, pada Jumat, 24 Januari 2025.

Momen itu terjadi saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melemparkan candaan terkait adanya upaya pihak tertentu yang ingin mengambil jabatan ketua umum partai berlambang banteng.

Candaan itu dilontarkan saat mereview belasan lukisan karya para pelukis yang berpartisipasi dalam perayaan hari ulang tahun Megawati ke-78 dan lukisan kembali dipamerkan pada pra acara Bimtek Anggota DPRD Fraksi PDIP.


Mulanya, Presiden ke-5 RI itu mereview salah satu lukisan dirinya yang bertemakan Srikandi tengah memegang panah. Ia pun menanyakan makna dari lukisan tersebut.

“Srikandi itu pahlawan perempuan, jadi memang pintar bisa memanah, bukan memanah aja, dia pintar perang. Nah tapi pertanyaannya, bapak ini ngapain kok nyarinya pakai Srikandi?” tanya Megawati.

“Srikandi itu satu-satunya prajurit perempuan yang maju di medan perang. Karena yang boleh masuk ke medan perang, perempuan itu hanya Srikandi, lainnya tidak bisa masuk. Dan dia punya misi khusus untuk menghabisi panglima lawan, dalam satu hari. Jadi satu hari misinya harus selesai, kalau nggak, kalah,” jawab Sang Pelukis.

Megawati lantas kembali menanyakan kenapa sang pelukis bisa mempunyai inspirasi lukisan seorang Megawati sedang memegang panah.

“Yang saya mau nanya, timbul inspirasi itu. Karena begini, saya orang Jawa juga. Jadi ada namanya, jadi gini di orang Jawa, kapan sudah ada keinginan itu harus dilaksanakan,” tuturnya.

“Pertanyaan saya, kalau ini saya, lha saya harus mlinteng sopo (membidik seperti main ketapel, siapa)?” kata Megawati.

Megawati lantas menantang sang pelukis berani untuk menjawab pertanyaan tersebut.

“Hehe pak'e iki wani njawab opo ora hayo (bapak ini berani jawab atau tidak)? Ndak berani. Kasihan,” kelakar Megawati.

Kemudian, politikus PDIP sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang turut mendampingi Megawati saat mereview belasan lukisan tersebut pun memperkenalkan salah satu pelukis yang adalah Petugas PPSU Pemprov DKI Jakarta.

“Bu, ini semua istimewa bu. Tapi ini istimewanya bu, maaf izin, beliau ini PSSU, petugas kebersihan, kerjanya di Pemda DKI. Kemarin izin sama saya ikut pameran. Saya bilang, 'kenapa izin?', dia bilang 'saya bolos pak ikut pameran'. Oh cuti. Mereka ingin partisipasi ibu ulang tahun,” ucap Rano.

“Cuma lucunya apa ya. Ini kan niatnya banteng, lha kok banteng iso ngyuyu yo (kok banteng bisa senyum sih),” timpal Megawati mengomentari lukisan Petugas PPSU tersebut.

“Jadi ini kebahagian ibu Megawati itu sebenarnya karena bersama banteng,” jawab Petugas PPSU DKI Jakarta itu.

Megawati pun mengaku setuju dengan jawaban sang pelukis terkait makna lukisan yang dimaksud.

“Iya betul. Wes ngono, banteng kok lemu yo (udah gitu, banteng kok gemuk sih). Makanya, lho kok saya malah jadi,” ucapnya sambil terkekeh.

Kemudian, Rano Karno juga turut melemparkan candaan kepada Megawati yang seolah berperan sebagai kurator lukisan.

Mendengar itu, Megawati pun menimpali candaan Rano Karno tersebut. Ia menyinggung adanya pihak yang berusaha merebut jabatan ketua umum PDIP.

“Lho saya ketum. Kalau tahu saya gini kan berarti turun pangkat. Wah pasti sudah ada deh yang mau ngambil,” tukas Megawati disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya