Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama delegasi Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta/Kemenperin

Bisnis

Menperin Agus Gumiwang Sambut Rencana Kerja Sama SDM Jepang - Indonesia

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Indonesia dan Jepang terjalin sangat erat dalam sektor industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, bahkan Jepang sangat mendukung Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraannya. 

Jepang menduduki peringkat keempat negara yang berinvestasi di Indonesia, dengan nilai 45,6 miliar Dolar AS.

Untuk itu, kata Menperin Agus, Indonesia ingin Jepang lebih agresif lagi dalam melakukan bisnisnya di Tanah Air. 


Saat menerima kunjungan dari Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, pada Kamis 23 Januari 2025, Menperin Agus berharap kerja sama Indonesia-Jepang bisa terus terjaga. 

Kepada delegasi JCCI, Menperin Agus meminta agar mereka menyampaikan saran maupun kendala yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia sehingga pemerintah Indonesia dapat menentukan solusi yang nantinya mampu meyakinkan perusahaan Jepang untuk berinvestasi di Indonesia.

Vice Chairman JCCI Takashi Ueno kemudian menyampaikan bahwa Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jepang saat ini menghadapi permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM) akibat menurunnya populasi di Jepang. Kendala kekurangan tenaga kerja di Jepang sangat berpengaruh bagi sektor manufaktur.

“Oleh karena itu, Jepang mengharapkan kontribusi Indonesia, mengingat Indonesia memiliki penduduk cukup banyak. Kami akan memfasilitasi kerja sama di bidang industri dan manufaktur bagi kedua negara ini,” kata Ueno.

Menperin Agus menyambut baik rencana kerja sama SDM tersebut. Kemenperin berkomitmen untuk membantu Jepang, khususnya dalam sektor industri manufaktur.

Industri otomotif Jepang di Indonesia telah berkembang sangat masif. Hingga saat ini, industri otomotif Jepang telah membuka enam pabrik dan mendistribusikan kendaraan kepada 4,9 juta pelanggan di Indonesia. 

Pada 2024, produk industri kendaraan roda empat Jepang di Indonesia telah terjual sebanyak 128.000 unit. 

“Tahun ini, kendaraan hybrid mulai diproduksi secara lokal di Indonesia. Ini merupakan langkah awal dalam hal netralisasi karbon,” ungkap Perwakilan JCCI bidang otomotif Seiji Kuraishi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya